oleh

Polda Kalsel Bersama Gubernur Kalsel dan Forkompimda Musnahkan Sabu 5.169,53 Gram, Ekstasi 5.423 Butir, dan Carnophen 222.756 Butir

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti narkoba hasil operasi penanganan narkoba jaringan Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Pemusnahan digelar di Markas Polda Kalsel, Senin (29/10).
Barang bukti yang dibakar sebanyak sabu 5.169,53 gram, pil ekstasi 5.423 butir, dan carnophen 222.756 butir yang diamankan ketika kegiatan operasi pada Oktober ini. Polisi turut menangkap 41 tersangka dari 28 kasus yang berhasil diungkap.
Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani, menuturkan pengungkapan polisi sukses menggulung jaringan kalbar dan kaltim. Menurut dia, jaringan lintas provinsi ini dikendalikan di dalam Lapas Kelas IIA Banjarmasin.
“Peredaran narkoba di Kalsel selama ini masih berkaitan langsung dengan kejadian yang berhasil diungkap pada waktu sebelumnya,” kata Yazid Fanani di sela pemusnahan barang bukti, Senin (29/10).
Kata Yazid, barang bukti ekstasi dipasok dari Malaysia dan sabu dari Thailand. Untuk pil carnophen berbentuk curah dari pemasok asal Pulau Jawa. “Para tersangka yang merupakan kurir ini akan kita kembangkan memburu bandar besar yang memasok narkoba ke Kalsel,” katanya.
Polisi meringkus jaringan narkoba Kalbar di halaman parkir Hotel Aston, Jalan Ahmad Yani kilometer 11,8, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Polisi mengamankan pelaku, Ricky Rivaldi, warga Jalan Cindai Alus, Kota Martapura, yang membawa barang bukti 4 paket besar sabu 5 ribu gram.
Adapun komplotan jaringan Kaltim ditangkap di Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Pemurus, Kota Banjarmasin. Pelaku atas nama Nor Hadi, warga Jalan Tembus Mantuil, Kelayan Selatan, Kota Banjarmasin; dan Romi Ramdhani, warga Jalan Sutoyo S Banjarmasin.
Barang bukti yang diamankan sebanyak 5.400 pil ekstasi hijau dengan berat 1.296 gram. Untuk pil carnophen sebanyak 19.800 butir dengan berat 9.702 gram didapat dari Junaidi, warga Jalan Bihman Villa Amuntai.
Ungkap kasus narkoba juga di ekspedisi Karyati, Kota Banjarmasin. Polisi menemukan 98 ribu pil carnophen, dan 100 ribu pil carnophen di ekspedisi PT Adam Jaya, Banjarmasin. “Tersangka di dua lokasi tempat ekspedisi ini masih dalam penyelidikan polisi,” kata Irjen Yazid Fanani.
Pemusnahan turut dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin dan Forkompida. Mereka memusnahan barang bukti narkoba dan pil ilegal.
rel/hms

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed