oleh

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Kalimantan Selatan Sebesar 97,76

Secara umum masyarakat menganggap bahwa kondisi ekonomi konsumen triwulan III- 2018 tidak lebih baik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan Selatan pada triwulan III2018 sebesar 97,76. Artinya secara umum masyarakat menganggap bahwa kondisi ekonomi dari sisi konsumen pada triwulan III-2018 tidak lebih baik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Tingkat optimisme konsumen di Kalimantan Selatan pada triwulan III2018 menurun dibandingkan dengan triwulan II-2018 (nilai ITK triwulan III-2018 sebesar 97,76 lebih rendah dibandingkan ITK Triwulan II-2018 yang menunjukkan ITK sebesar 122,32).

Hal tersebut dikatakan Kepala bidang Nerwilis Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel Awang Pramila A BSM MM didampingi Kepala Bidang Statistik Sosial Agnes Widiastuti Ssi ME dalam jumpa persnya, Senin (5/11). Indeks Tendensi Konsumen (ITK) adalah indikator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Pusat Statistik melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks komposit persepsi rumah tangga mengenai kondisi ekonomi konsumen yang dikumpulkan datanya setiap triwulanan secara panel. Responden STK merupakan subsampel dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) khusus di daerah perkotaan. Pemilihan sampel dilakukan secara panel antar triwulan untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perubahan persepsi konsumen antar waktu. Jumlah sampel STK di Provinsi Kalimantan Selatan triwulan III-2018 sebanyak 280 rumah tangga.

“Nilai ITK Kalimantan Selatan triwulan IV-2018 diperkirakan sebesar 97,56, artinya konsumen beranggapan bahwa kondisi ekonomi pada triwulan IV-2018 tidak lebih baik dibandingkan dengan triwulan III-2018. Nilai Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan Selatan pada triwulan III-2018 mencapai 97,76 atau lebih rendah 24,56 poin dibandingkan dengan triwulan II-2018. Besaran nilai ITK Kalimantan Selatan di bawah dari 100 tersebut, menunjukkan bahwa secara umum masyarakat Kalimantan Selatan menganggap kondisi perekonomian Kalimantan Selatan dari sisi konsumen selama triwulan III-2018 tidak lebih baik dibandingkan pada triwulan II-2018,” jelas Awang.

Ditambahkannya, besarnya persepsi masyarakat tersebut tidak lepas dari persepsi mereka terhadap tiga komponen penyusun indeks, yaitu komponen pendapatan rumah tangga, komponen pengaruh inflasi terhadap total pengeluaran rumah tangga serta komponen volume atau frekuensi konsumsi barang dan jasa rumah tangga. Hal ini disebabkan tidak adanya lagi tambahan pendapatan tunjangan hari raya dan tambahan pendapatan karena momentum Ramadan dan Idulfitri sebagaimana yang diterima pada triwulan sebelumnya.

ida/inf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed