oleh

Pancasila Tetap Kokoh Sebagai Benteng Bangsa Menghadapi Berbagai Ancaman Radikal

Banjarmasin – Info Banua. Selain gerakan radikalisme yang mengancam Pancasila, para koruptor dan pejabat-pejabat hukum yang mudah menerima suap juga mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tindakan korupsi sudah mencoreng rasa keadilan dan itu jelas bertentangan dengan sila kedua dan ke lima Pancasila, kata Anggota MPR RI Sofwat Hadi saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Persatuan Purnawirawan POLRI,di Banjarmasin,Jumat (23/11/2018).

Menurutnya para pejabat di negeri ini harus memahami peran mereka yang menjadi panutan dan selalu disorot aktivitasnya oleh masyarakat, jika mereka terus melakukan tindakan yang bertentangan dengan Pancasila seperti korupsi maka mereka tidak ubahnya sebagai gerakan radikal yang sama-sama mengkhianati Pancasila.

Program pemerintah mengenai pemberantasan korupsi, pemberantasan mafia serta penegakkan hukum wajib didukung sebagai oleh semua unsur elemen masyarakat sebagai salah satu upaya penguatan kembali fungsi Pancasila, tegas Sofwat Hadi.

Sudah seharusnya kita bersama membangun negara bukan hanya sibuk oleh pola pikir masing-masing, pemerintah membutuhkan persatuan yang kuat untuk membangun bangsa bukan gerakan radikal yang justru melemahkan negara.

Alangkah indahnya jika pola pikir radikal tersebut dibuang dan kita ikut serta bersama pemerintah dalam berbagai programnya untuk memberantas kemiskinan, menghabisi koruptor, menegakkan hukum, dan lain-lain agar tercapai cita-cita luhur para pencetus Pancasila.

Pancasila hingga saat ini masih ampuh dalam menangkal semua gerakan radikalisme dan rongrongan dari luar yang melemahkan kesatuan dan persatuan kita sebagai bangsa Indonesia yang ber Bhineka Tunggal Ika, kata Anggota DPD RI Komite 1 Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan.(*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed