oleh

H. Ahmad Yudhi Wahyuni: “Waspada Perpecahan di Tahun Politik”

-Politik-5 views

Banjarmasin – Suasana politik yang kini semakin hangat jelang Pemilu 2019 patut diwaspadai masyarakat karena berpotensi terjadinya polarisasi. Hal tersebut disampaikan H. Ahmad Yudhi Wahyuni saat melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar di SMA 1 Muhammadiyah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (4/2/2019).

Yudhi menghimbau, dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya kota Banjarmasin, harus waspada polarisasi di tahun politik. Menurutnya, perbedaan itu adalah hal yang wajar, termasuk dalam pilihan politik. “Berbeda itu wajar. Hargai perbedaan pilihan. Tidak boleh saling mencela satu sama lain,” kata Walikota Banjarmasin 2005-2010.

Yudhi berpesan kepada kader Muhammadiyah yang hadir agar menjadi penyejuk di tengah konfrontasi yang tengah marak antar pendukung Capres-Cawapres tertentu. “Jangan sampai, politik yang seharusnya berujung kepada kebaikan bersama, malah menjadi ajang perpecahan,” katanya.

Selain menjelaskan tentang Bhinneka Tunggal Ika, Yudhi juga mengingatkan relevanai tiga pilar lainnya sebagai perekat bangsa dan negara di tahun politik 2019 ini. “Pancasila, NKRI, dan UUD 1945 adalah produk dari perbedaan yang dikelola secara indah di masa lalu oleh para pendiri negara ini. Mari kita rengkuh semangat tersebut untuk menyongsong pemilu 2019 ini,” tegasnya.

Dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut, Yudhi juga memberikan motivasi dan inspirasi kepada siswa-siswi SMA 1 Muhammadiyah Banjarmasin. Yudhi berpesan agar mereka belajar dengan tekun agar kelak dapat menjadi pemimpin perubahan di tengah masyarakat. “Saya dulu sekolah di sini seperti kalian. Saya alumni SMA 1 Muhammadiyah Banjarmasin. Alhamdulillah, pernah menjadi walikota Banjarmasin,” katanya seraya disambut tepuk tangan meriah. “Sekarang saya anggota DPR RI Komisi VIII. Kalian pasti kelak akan bisa jadi lebih baik lagi.”

Anggota MPR Periode 2014-2019 ini juga menghimbau generasi muda Muhammadiyah agar giat berorganisasi. “Generasi muda Muhammadiyah harus melakukan transformasi dan diaspora kader ke berbagai organisasi agar mewarnai segala aspek kehidupan di Indonesia,” himbaunya.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini dihadiri lebih dari 150 siswa-siswa sekolah yang dinaungi ormas Muhammadiyah Banjarmasin. Turut hadir pula Kepala Sekolah, Abdul Ghani SE., segenap staf pengurus serta tenaga pengajar SMA 1 Muhammadiyah Banjarmasin. Setelah melakukan tanya-jawab, acara ditutup dengan pembacaan doa. Pada kesempatan kali ini, Yudhi juga memberikan bantuan sejumlah dana untuk pembangunan sekolah.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed