oleh

Sistim Politik Indonesia Berlandaskan Pancasila Dan UUD 1945

Banjarmasin – Mencegah penyimpangan demokrasi menjadi semakin penting seiring dengan teknologi informasi saat ini. Kebebasan menyatakan pendapat dalam media memang perlu kontrol dari semua pihak,kata Anggota MPR RI Sofwat Hadi. Saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di hadapan Tokoh masyarakat dan anggota Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia kota banjarmasin, di Banjarmasin, Rabu (1/3/2019).

Kondisi ini tentu ikut membentuk praktik demokrasi sehari-hari, termasuk dalam menyikapi kian memanasnya situasi politik. Tak dapat dipungkiri, pada era kini peluang menyatakan pendapat lebih terbuka, jelasnya.

Menurut Sofwat Hadi mengoreksi dan mengkritisi tidak dibatasi. tapi satu hal yang patut disadari, di manapun kita turut, dikubu siapapun kita ikut, kita tidak boleh main sikut karena kita adalah satu saudara, satu bangsa Indonesia. Berarti didalamnya ada etika, sopan santun, tata krama, budaya dan norma agama. Demokrasi yang tetap bersendikan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Negara kita masih memiliki masalah yang banyak dan masalah yang dihadapi memanglah berat tetapi apabila tidak adanya ketegasan dari pemerintah maka masalah akan bertambah sulit dan kepercayaan masyarakat pada kinerja dan efektivitas pemerintahan akan semakin berkurang.

“Indonesia bisa dikatakan saat ini telah kehilangan nilai-nilai luhurnya dalam demokrasinya. Hal ini bisa dilihat dari segala sesuatunya diukur dengan uang”, katanya

Politik berperan besar menentukan arah demokrasi bangsa. Tentu saja arahnya menuju demokrasi yang murni yang terjaga nilai-nilai demokrasi pancasilanya,pungkas Sofwat Hadi.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed