oleh

Serangan Teror di Mesjid Selandia Baru Menjadi Duka Umat Islam Dunia

Hari ini Jumat, dimana seluruh umat Islam sedang memuliakan hari Jumat sebagai hari peribadatan, umat Islam malah harus berduka dan perihatin. 

Seorang teroris kulit putih sayap kanan Australia memuntahkan senapan semi otomatisnya yang setidaknya menurut beberapa saksi mata yang melaporkan mendengar sebanyak 50 kali tembakan; yang menewaskan sedikitnya 49 orang dan 48 lainnya mengalami luka.

 

Dikutip dari Daily Mail Online, pembantaian tersebut terjadi sekira jam 13.30 waktu setempat di mesjid Al Noor di Christchurch Selandia Baru ketika umat Islam disana sedang melaksanakan shalat Jumat.

Pada waktu yang hampir bersamaan yang berjarak sekira 10 kilometer, tepatnya di mesjid Linwood juga terjadi serangan serupa. Seorang pria bersenjata yang mengidentifikasi dirinya di Twitter sebagai Brenton Tarrant dari Grafton Australia, menyiarkan langsung penembakan massal di dalam Masjid Al Noor di Facebook. Dalam video yang mengejutkan pria itu melakukan beberapa tembakan ke puluhan orang ketika mereka mencoba melarikan diri, bahkan menembak mereka yang merangkak dengan terluka.

Tiga pria dan seorang wanita ditangkap, pihak Kepolisian setempat  menuntut seorang pria berusia 20 tahunan sebagai dalang pembunuhan. Seorang dari mereka yang ditangkap saat itu sedang mengenakan rompi berbahan peledak untuk bom bunuh diri, sementara seorang pria 
lainnya mengenakan seragam militer ditangkap di luar gudung sekolah di Papanui.

 

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan mereka tidak ada dalam daftar pengawasan teroris, dan menyatakan serangan teror di hari Jumat ini adalah satu hari paling gelap di Selandia Baru.

rel/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed