oleh

Tim Pemeriksaan Gudang Mamin Serta BPOM Segera Cek Lapangan

Kabid daglu Ir.ADI SUSENO, MSi,Kabid Perlindungan konsumen BRIAN ELBAAR, ST, MT dan Kadis Perdagangan dan Perindustrian Sampit, Redy Setiawan saat diskusi tentang pembinaan gudang2 mamin pra ramadhan. (nal/brt).

 

Sampit – Menyikapi terbongkarnya gudang tempat pemalsuan beras yang sudah sempat beredar dipasaran oleh pihak aparat, tim yang tergabung dalam pemeriksaan gudang makanan dan minuman (mamin) di dampingi oleh BPOM Provinsi Kalimantan Tengah, dalam waktu dekat akan turun kelapangan mengecek setiap gudang di Sampit.

Kadis Perdagangan dan Perindustrian Sampit, Redy Setiawan ditemui media ini mengatakan,turunnya tim tersebut dijadwalkan sebelum memasuk bulan suci ramadhan (pra ramadhan) untuk mengawasi makanan dan minuman, baik itu kebutuhan sehari hari seperti beras, tepung (gandum) minyak goreng maupun untuk kebutuhan minuman seperti minuman kaleng, minuman botol, minuman kemasan kotak lainnya.

Selain BPOM Provinsi Kalimantan Tengah, juga tim melibatkan SOPD terkait di Kotim, akan turun mendampingi mereka secara bersama sama akan melakukan pengecekan semua barang yang akan diedarkan produsen kepada konsumen. Hal ini dimaksudkan agar konsumen yang telah membeli suatu produk ,dijamin mutu makanan dan minuman serta tidak dirugikan.

Dari hasil diskusi antara Kabid Daglu, Ir Adi Suseno, Kabid perlindungan konsumen, Brian Elbaar, ST. MT bersama Kadis Perdagangan dan Perindustrian Sampit, Redy Setiawan bersama BPOM Provinsi Kalimantan Tengah, minggu depan telah disepakati akan turun lapangan dengan dinas terkait yang ada di Kotim.

“Bupati sudah mengirim surat ke Provinsi untuk menjamin mutu mamin dan konsumen agar tidak dirugikan sebelum bulan suci ramadhan.”Ujar Redy Setiawan saat dibincangi Selasa (9/4). diruang kerjanya. (nal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed