oleh

Tangkal Hoak, Giring Masyarakat Bersikap Bijak

BANJARMASIN – Berita kebohongan atau berita hoak masih subur tersebar di media sosmed. Bentuknya bermacam bahasa, namun tujuannya sama yakni menciptakan permusuhan dan perpecahan.

Melihat kondisi tersebut, Pemko Banjarmasin melalui Kesbangpol Kota Banjarmasin gencar melaksanakan giat pencegahan, seperti acara yang baru dilaksanakan di Kantor Kelurahan Belitung Selatan, Rabu (10/4) dengan tema Pelatihan Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Pelatihan Deteksi Dini kepada masyarakat.

Acara yang dihadiri warga sekitar kantor kelurahan itu
Bekerjasama dengan pihak Polresta Banjarmasin, yang mengisi materi kewaspadaan dini disampaikan oleh Wakasat Intel Polresta Banjarmasin, AKP M Agus Junianto

Agus menerangkan, konten hoak sangat berbahaya, jangan terlalu mudah dipengaruhi dan jangan juga mudah menyebarkannya lagi tanpa melihat isi kebenarannya. Karena itu melawan Pasal 28 UU ITE ancamannya 6 tahun kurangan penjara.

Katanya lagi, meski berita hoak marak beredar namun itu mudah untuk diketahui cirinya, seperti
memiliki sumber tidak jelas, biasanya menimbulkan ketakutan, kebencian, mejadikan anak bangsa yang sinis, egois, isi profokatif untuk menggiring opini membaca.

“Ciri berita hoak itu bisa dicegah dan mudah caranya dengan mencek kebenarannya, Verifikasi, apakah bermanfaat untuk orang lain,” katanya.

Agus melanjutkan, kenapa hoak disebarkan di medsos, karena disana banyak pengguna yang kekurangan pengetahuan dan ilmu, sehingga cepat terpengaruh dan ikut menyebarkan tanpa mengetahui sumber.

“Melalui acara ini dapat menggiring masyarakat bersikap cerdas dan bijak. Mudahan ini bermanfaat dan bisa menangkal hoak,” tutupnya. hamdani

Rel/Yus/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed