oleh

Perempuan Masa Kini Terus Berkarya dan Bangga Kenakan Batik

Sambut Hari Kartini, PT Nojorono GelarTalkshow ‘Perempuan Berkarya’

Nojorono Tobacco International kembali memeriahkan nuansa Kudus dengan menyambut hari Kartini dengan mengusung tema “Perempuan Berkarya” yang dilaksanakan di Pendapa Kudus, Senin (22/4/2019) lalu.

Acara ini merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap kegiatan CSR dari aspek budaya yang didukung penuh oleh Bupati Kudus, Ir. H. Muhammad Tamzil yang dimulai dengan acara Apel pagi lalu dilanjutkan konvoi mobil Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Kudus dengan Branding batik Kudus.

Acara berjalan dengan suasana hikmat, diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Presiden Direktur PT. Nojorono, Stevanus JJ Batihalim, Direktur Radar Kudus, Baehaqi dan Rina Tamzil selalui perwakilan sambutan dari Bupati Kudus, Muhammad Tamzil.

Suasana semakin santai dengan hadirnya beberapa pakar Batik dan pelaku bisnis serta fashion stylist yang dalam hal ini Intan Avantie tampil sebagai guest star dalam Talkshow Perempuan Berkarya. Yang digelar oleh Jawa Pos Radar Kudus bersama PT Nojorono. Selain Intan, panitia juga menghadirkan beberapa perempuan inspiratif dari Kudus. Seperti Ummu Asiyati, salah satu perajin batik asal Kota Kretek.

Kemudian Nia Faradiska Nor Isfaiza, desainer muda yang juga alumnus SMK NU Banat Kudus. Lalu, panitia juga menghadirkan pengamat batik dan antropolog dari Universitas Indonesia, Notty J Mahdi.

Dalam talkshow yang digelar di Pendapa Kabupaten Kudus itu, Intan menceritakan perjuangannya sebelum menjadi desainer kondang. Sejak masih duduk di bangku SD, Intan sudah belajar berbisnis kreatif. Dengan memanfaatkan barang-barang bekas di lingkungan sekitarnya, untuk dijadikan pernak-pernik.

“Saya ambil barang-barang yang tidak terpakai. Seperti kabel warna-warni, saya buat kerajinan. Lalu saya jual ke teman-teman,” ungkapnya.

Selain talkshow dan fashionshow, kemarin Pemkab Kudus juga meluncurkan mobil dinas yang di-branding dengan stiker motif batik asli Kota Kretek. Launching itu dipimpin langsung oleh Bupati Kudus M Tamzil dan Wakil Bupati M Hartopo.

Istri Bupati Kudus Rina Budhy Ariani Tamzil yang membuka talkshow mengungkapkan, branding mobil dinas dengan motif batik itu, sebagai salah satu upaya pelestarian batik. “Untuk pelestarian dan agar masyarakat mengenal batik asli Kudus,” ungkapnya.

rel/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed