oleh

Orang Tua Siswa yang Tak Memiliki Pekerjaan Tetap Sebaiknya Dibebaskan Iuran Perpisahan Sekolah

Sampit – Persoalan sumbangan sekolah untuk kegiatan perpisahan antara siswa dan guru didik selalu dilaksanakan disekolah, diantaranya ada yang melaksanakan dengan menyewa gedung dan ada lagi hanya mempergunakan pasilitas sekolah (tempat) perpisahan. Dan bukan rahasia lagi kalau pihak sekolah melalui rapat komitenya bersam orang tua siswa merumuskan dana perpisahan tersebut, untuk terlaksananya hal itu akhirnya orang tua siswa dibebankan.

Seperti yang baru saja melaksanakan kegiatan perpisahan SDN-7 Ketapang tepatnya diperumahan Sawit Raya, yang mana ada salah seorang orang tua siswa yang merasa tidak mampu tapi harus tetap memberikan sumbangan untuk perpisahan sebesar 500 ribu/siswa.

Menurutnya terpaksa mengikuti menyetujui hasil rapat komite lantaran dirinya takut kalau anaknya mendapatkan tekanan dari pihak sekolah, selain itu juga dengan sumbangan sebesar itu dia juga terpaksa meminjam (menghutang) kepada tetangga agar bisa anaknya lulus ujian nantinya.

“Memang kalau ukuran seperti saya ini, uang Rp500 ribu itu cukup besar artinya, apalagi pekerjaan kami ini terkadang ada dan terkadang juga nganggur belum mendapat pekerjaan,” ungkap orang tua siswa yang tidak mau menyebutkan namanya Selasa (30/4/2019).

Terkait dengan sumbangan 500 ribu yang dilakukan oleh salah satu SDN ini, Kadis Pendidikan Sampit, Suparmadi melalui Kabid Pendidikan Dasar, Yamin ditemui ruang kerjanya mengatakan pihaknya akan mencoba menanyakan apa sebenarnya terjadi kepada pihak sekolah.

“Coba nanti kita tanyakan kepada pihak sekolah kebenarannya yang sekarang meredar dimasyarakat,” ujar Kabid Pendidikan Dasar Yamin, pada acara perpisahan SDN-7 Ketapang, Selasa (30/4/2019).

Sementara Ketua Komite Sekolah Ninuk Mujirahayu yang juga diketahui Camat Kota Besi dalam sambutannya mengatakan, bahwa terlaksananya acara perpisahan ini berkat adanya sumbangan para orang tua siswa melalui rapat komite.

Dalam hal ini menurutnya sumbangan itu bisa saja dilakukan asalkan persetujuan melalui rapat komite dan itu sudah aturannya.

“Sumbangan untuk melaksanakan kegiatan perpisahan semacam ini boleh saja, asalkan saja melalui rapat komite sekolah,” tegas Ninuk Mujirahayu dalam sambutannya.

Ditempat terpisah Media ini mencoba menghubungi Sekda Kotim, Halikinnor melalui telpon selulernya terkait sumbangan sebesar itu, cukup terkejut Halikinnor menyarankan untuk bisa menghubungi Kadis Pendidikan.

Hal ini menurutnya kalau mengadakan kegiatan melalui rapat komite seharusnya harus bijak, dan tidak memberatkan orang tua siswa.

“Kalau orang tua yang mampu tidak jadi masalah akan tetapi yang orang tuanya tidak mampu bagaiman,” tanya Halikinnor.

Zainal

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed