oleh

Hotel A Diduga Jadi Tempat Mesum dan Hisap Sabu

BANJARMASIN  – Hotel A yang sudah puluhan tahun tidak beroperasi ini. Dari hasil laporan masyarakat ternyata di salah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Seperti halnya dijadikan nongkrong anak punk, jadi tempat mesum bahkan dijadikan menghisap sabu dan miras.

“Hotel A yang lama tak difungsikan disalahgunakan. Untuk itu harus dijaga dan diperhatikan. Karena rentan dijadikan tempat maksiat,” kata Ijul salah satu warga Jalan Kertak Hanyar Kamis (2/5/2019).

Kata Ijul, Hotel A yang di ketahui menjadi saksi bisu bekas ‘Tragedi Jumat Kelabu” itu ternyata bukan cuma menyimpan saksi-saksi kemisteriannya tapi juga menyimpan bekas-bekas tempat seperti botol bekas sabu dan begitu juga dengan tutupnya nampak jelas berhambur di lantai atas tempat penaruhan genset.

“Terkadang tempat penaruhan genset itu di salah gunakan oleh anak punk atau pun orang yang berniat tidak baik bahkan anehnya orang-orang yang berniat tidak baik itu tidak pernah terlihat kalau mereka naik keatas hotel tersebut,” katanya.

Hal ini di ketahui ketika tim info banua melakukan investigasi ke angkeran dan sejarah hotel A saat sampai di lantai dua hotel tersebut di tempat penampungan air terlihat banyak dan jelas botol dan tutupnya bekas sisa-sisa sabu.

Aan selaku penjual es kelapa yang sering mangkal di belakang hotel tersebut baru kali ini mengetahui kalau hotel tersebut disalah gunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab

“Selama ini saya dagang disini saya tidak pernah melihat ada orang naik ke atas hotel tersebut bahkan untuk menghisap sabu bahkan saya baru kali ini mengetahu informasi ini kalau tidak beritahu oleh media sendiri” ucapnya

Arifin selaku sopir taxi yang sering mangkal di sana juga mengatakan hal yang berbeda kalau dia sering melihat segerombolan anak punk yang sering menjadikan hotel yang tidak beroperasi ini menjadi bescame mereka.

“Kemungkinan bekas-bekas botol sabu yang ada di atas tersebut bekas segerombolan anak punk yang sering mangkal disini tapi sekarang mereka sih sudah tidak ada lagi mangkal disini karena sudah diusir oleh Sat Pol PP,” pungkasnya.

Febrian/INFOBANUA

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed