oleh

BNNK Barito Kuala Gelar Bimtek Penggiat Anti Narkoba

BANJARMASIN – Permasalahan penyalahgunaan narkoba telah merambah ke semua tatanan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat yang komprehensif dan berkesinambungan. Sejalan dengan hal itu, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Kuala menggelar Pelaksanaan Program Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba dalam rangka pengembangan kapasitas di lingkungan swasta se Kabupaten Barito Kuala. Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penggiat Anti Narkoba berlangsung di Meeting Room Pawon Tlogo Kecamatan Alalak Kamis, (2 /5/2019).

 

Bimtek melibatkan sebanyak 20 orang peserta yang berasal dari perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. Sambutan Kepala BNNK Batola AKBP Agung Prabowo Amd, sekaligus pembukaan secara resmi dilanjutkan dengan pemberian materi, Brain storming dan tanya jawab kepada seluruh peserta dan pembagian pin penggiat dan sertifikat.

Agung menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi para Penggiat Anti Narkoba guna mensinergikan program pemberdayaan masyarakat, serta mengajak seluruh pemangku kebijakan di lingkungan swasta, BUMN dan BUMD untuk bersama-sama menjalin kemitraan dan menumbuhkan komitmen yang kuat dalam menekan tingkat penyalahgunaan Narkoba.

Selain itu lanjut Agung, permasalahan Narkoba merupakan kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime) dan bisa digunakan sebagai salah satu senjata Proxy War untuk melumpuhkan kekuatan bangsa. Kejahatan narkoba harus ditangani secara intensif melalui dukungan Dan pasrtisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat.

“Saya berharap lingkungan swasta, BUMN dan BUMD merupakan mitra strategis dapat berkerja sama dengan BNN guna melalukan upaya – upaya progresif dan revolusioner guna menjaga Dan menyelaraskan masa depan bangsa dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Diharapkan mampu mengimplementasikan program P4GN secara mandiri berkesinambungan dan memberikan masukan secara teknis ttg rencana aksi sesuai otoritas dan kewenangannya,” ungkap Kepala BNNK Batola AKBP Agung Prabowo Amd.

Hasil ingin diharapkan, seluruh peserta mengetahui tentang kebijakan pemerintah yang mewajibkan mendukung program P4GN di lingkungannya swasta, seluruh peserta siap dan bersedia untuk menjadi relawan / Penggiat di perusahaan masing-masing, pihak swasta bersedia menjadi fasilitator dlm program P4GN baik secara kerjasama  ataupun secara mandiri dengan melibatkan BNNK Batola, peserta mengetahui teknis dan bentuk rencana aksi di lapangan, pengetahuan tentang narkoba secara utuh di sampaikan jenis, dampak negatif, ciri-ciri pengguna, aspek hukum dan rehabilitasi.

Agung menghimbau, pihak perusahaan bersedia bekerjasama dengan BNNK batola dalam melaksanakan test urine  sebagai upaya deteksi dini bagi karyawan secara mandiri. Perusahaan bisa melaksanakan sosialisasi narkoba dalam bentuk kegiatan penyuluhan, himbauan ataupun pembuatan spanduk/banner di lingkungannya. Serta pihak perusahaan akan mendukung P4GN dalam bentuk tertulis berupa kebijakan, regulasi,  peraturan ataupun MoU.

Narasumber dalam acara tersebut Brigjend Pol Nixson Manurung, MAP (Kepala BNNP Kalsel), AKBP Agung Prabowo, Amd (Kepala BNNK Batola), Drs H Hasbi (Kepala Disnakertrans Kab.Batola), Aberansyah, S.Sos (Kasi P2M).

Ida/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed