oleh

Selama Ramadhan, Rumah Makan dan Arena Biliar yang Abaikan Perda Akan Dicabut Izinnya

Banjarmasin, INFO BANUA.- Di bulan suci ramadhan sebaiknya memperbanyak beribadah, tadarus, terawih– untuk mencari ladang pahala. Tapi hal ini kontras, seperti halnya warung sakadup dan rumah biliar yang masih beroperasi di bulan suci Ramadhan ini.

Menyikapi kondisi itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah berharap aturan main yang sudah ditetapkan jangan dilanggar oleh pemilik rumah makan dan tempat hiburan malam.

“Pada Perda yang sudah dibuat, sudah jelas aturannya bahwa rumah makan dan tempat hiburan malam dilarang beroperasi selama bulan Ramadhan. Jika ada yang melanggarnya tentunya akan ada sanksi, izin usahany akan dicabut permanen,” katanya usai acara buka puasa bersama Forkompimda Banjarmasin, Senin (20/5).

Kata Herman, dirinya memang mendapat banyak laporan dari awak media bahwa masih banyak warung sakadup dan aena biliar yang beroperasi di bulan ramadhan meskipun sudah di tegur melalui himbauan. Tetapi masih saja di lakukan bagi para pemilik usahanya. Terutama pada malam hari masih banyak rumah biliar dan tempat hiburan malam membuka aktifitasnya. Bahkan saat semua orang sedang melaksanakan sholat terawih berjamaah.

“Melalui perda yang sudah di berlakukan, kami minta untuk ditatati. Dilarang berjualan di bulan ramadhan, pada siang hari dan tidak di ijinkan melakukan aktifitas hiburan malam.  Selama kegiatan agama berlangsung termasuk itu biliiar, apa lagi tempat biliarnya gelap dan menjual minuman miras serta scor girls yang mengunakan pakain sexy itu tidak sejalan dengan adanya bulan ramadhan,” katanya.

Hermansyah tak memungkiri ada arena biliar yang juga dijadikan latihan atlet olahraga biliar untuk latihan. Untuk itu pihaknya selaku Ketua KONI Banjarmasin akan melakukan inventarisir rumah biliar agar tak disalah gunakan.

“Kita akan inventarisir keberadaan rumah biliar, untuk itu krpada pemangku kewenangan dan pengambil keputusan salah satunya adalah Satpol PP dan Dinas Pariwisita untuk melakukan pendataan. Kita minta inteverisir rumah-rumah atlet olahraga bliyar yang beroperasi itu ada berapa. Nanti akan kita rekomendasi dilihat dan di kunjungi untuk mencek tempat hiburan malam tersebut apakah ada musiknya dan girls scorenya tidak boleh berpakaian sexy, apalagi ada mengadakan makanan dan minuman di saat bulan puasa,” paparnya.

 

Febri/IB

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed