oleh

Rumah Baru Milik Wiwin Warga Perumahan Komplek Abdi Persada Jaya Blok A1 Sungai Lulut Ambruk

BANJARMASIN, INFO BANUA.- Ini peringatan bagi masyarakat yang harus teliti dan jeli ketika akan membeli sebuah rumah untuk tempat tinggal. Peristiwa sebuah rumah di Komplek Perumahan Jalan Sungai Lulut Komplek Abdi Persada Jaya Blok A1 mengalami rusak di bagian bawah pondasi rumah yang berdiri kokoh dan baru di perbaiki tiba-tiba saja ambruk dan roboh.

Kejadian itu jelas mengagetkan warga komplek Abdi Persada Jaya bertepatan dengan terdengarnya ajan magrib tiba-tiba saja rumah itu tidak ada bunyi sama sekali dan roboh Rabu (12/06).

Rumah yang di tempat itu berisi dua orang perempuan dan dua orang anak-anak wiwin yang memdiami rumah tersebut bersama ke dua anak dan ibunya sempat syok sebab tidak ada tanda apa-apa hanya ada bunyi gresek-greswk diatas plapon rumah seperti tikus berlari-lari dan setelah selesai azan magrib rumah tiba-tiba saja roboh kebawah.

Wiwin yang berada di kamar sebelah sangat syok saat melihat rumahnya dalam kondisi ambruk, atas kejadian itu  dia langsung mengangkat kedua anaknya dan langsung menyuruh cepat-cepat ibunya untuk langsung keluar dari rumah tersebut.

“Iya mas saat itu tidak ada tanda apa-apa untuk rumah roboh biasanya kan klo rumah roboh ada bunyi atau tembok retak. Ini tak ada tanda sama sekali, saya saja sempat kaget. Pas tau-tau selesai azan magrib lampu langsung padam dan tiba-tiba saja langsung rumah roboh. Saya langsung mengambil anak-anak saya dan menyuruh ibu saya untuk segera keluar agar tidak terkena reruntuhan bangunan takutnya ada bangunan yang runtuh dan mengenai mereka,” ucapnya

Kata Wiwin, dirinya mengakui bahwa suaminya bekerja sebagai developer perumahan yang di tempatinya diantara perumahan yang dibangun tidak ada yang rusak. Tapi dirinya bingung kenapa kali ini rumah yang ditempatinya roboh. Apa lagi pihak pengembang terkesan tidak mau tahu menahu soal kerusakan ini. Pihak pengembang cuma mengganti kerusakan apa bila terjadi kebakaran dan bencana alam,” tuturnya.

Saat kejadian kakak korban Sani juga ada di lokasi kejadian untuk melihat rumah yang di tempati adik,keponakan,dan ibunya bagaimana kah keadaan rumah yang di tempati adiknya apakah rusak parah atau rusak ringan.

Dan Sani juga mengklaim bahwa robohnya rumah yang di tumpangi adiknya bukan kerna kesalahan dalam pembangunan tapi pengaruh dari pergeseran alam dan membuat balok penyangga yang ada dibawah rusak dan akhirnya roboh.

“Kalau saya lihat robohnya rumah ini kerna faktor alam mas lihat saja tanahnya nya aja turun semua seperti longsor nah dan ini penyebab utama dari robohnya rumah yang di tempati adik saya kalau dari sistem pembangunan sih tidak masalah tidak ada pengaruhnya dan saya yakin akibat amblas tanah saja” pungkasnya

Sejauh ini perkembangan perumahan di Banjarmasin banyak mengalami kecacatan entah itu rusak dalam pembuatan atau kerna faktor alam yang jelas ketika kita mau membeli dan transaksi rumah lihat dulu keadaan dan kondisi perumahannya agar tidak menyesal di kemudian harinya kerna kesalahan fatal sedikit saja tidak ada ganti ruginya pihak bank atau pun devplofer tidak mau tahu dan imbasnya kerna kita sudah membeli apa lagi dalam masa kredit walau pun rumah kita sudah hancur kita harus tetap membayar bulan dari rumah yang kita ambil tersebut.

Febri/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed