oleh

Simpan Ganja dan Sabu Gondrong Diciduk Polisi

BANJARMASIN – (AP) alias Gondrong (37), beralamat di TKP kedua, Komplek Graha Sejahtera IV, Jalan Martapura Lama Sungai Lulut. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang AC harus mempertanggung jawabkan kepemilikan ganja 57 gram dan satu paket sabu. Gondrong   diciduk  jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel.

Hal tersebut dikatakan Wadirnarkoba Polda Kalsel, AKBP Eko Wahyuniawan didampingi Kabag Binopsnal AKBP Sigit Kumoro, Selasa (2/7/2019) dalam jumpa pers. Berawal dari informasi masyarakat polisi melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan Kamis (27/6/2019) sore sekitar pukul 15:00 Wita di Jalan A Yani Km 4,5 Banjarmasin Timur. TKP ada dua, TKP pertama disita 5 paket ganja seberat 8,7 gram, serta satu paket sabu seberat 0,28 gram selanjutnya, dilakukan penyelidikan dan pengembangkan ke TKP kedua yang merupakan rumah tersangka,

“Pada TKP kedua, beralamat Komplek Graha Sejahtera IV, Jl Martapura Lama, Sungai Sungai Lulut, Kabupaten Banjar, polisi menemukan barang bukti lainnya, satu paket besar ganja seberat 48,33 gram,” ungkap Eko.

Atas perbuatan tersebut tersangka Gondrong  dikenakan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1). Ia terancam hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Selanjutnya polisi masih mendalami kasus dikarenakan ada dugaan sebagai  pengedar ganja, tetapi tuduhan dibantah tersangka Gondrong.

Dalam pengakuan Gondrong, di depan penyidik bahwa ganja yang dibelinya dari seseorang di Kalteng seharga Rp1,5 juta untuk satu garis (seperempat kilogram, Red.) dan satu paket sabu diberi bonus dari penjual ganja. Ganja untuk dikonsumsinya sendiri, karena sejak bermukim di kampung halamannya di Surabaya, sudah terbiasa memakai ganja berupa  daun kering.

“Ganja dipakai untuk doping biar kuat kerja,” ujar Gondrong.

ida/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed