oleh

Bea Cukai Kalbagsel Bekali Pegawai dengan Mindik guna Perkuat Penyidikan

BANJARMASIN – Guna meningkatkan kompetensi dan pengetahuan pegawai tentang ketentuan penyidikan, Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalbagsel HB. Wicaksono membekali pegawai dengan Lokakarya Administrasi Penyidikan bekerja sama dengan Balai Diklat Keuangan Balikpapan.

Lokakarya Administrasi Penyidikan yang diselenggarakan tanggal 8 hingga 11 Juli 2019 di Aula KPPBC TMP B Banjarmasin dan diikuti oleh 37 pegawai di lingkungan Kanwil DJBC Kalbagsel, Kanwil DJBC Kalbagtim, dan Kanwil DJBC Kalbar, dibuka oleh Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Firsti Masdiani.

Materi Lokakarya meliputi Hukum Pidana, Kewenangan PPNS, Teknik Pemeriksaan, Penyitaan dan Penggeledahan, Praperadilan, Pembuktian Unsur Delik Pidana Pabean-Cukai, latihan pemberkasan, dan sebagainya.

Pemateri adalah pakar-pakar penyidikan yang telah banyak pengalaman dibidangnya antara lain Setyawan Wibowo yakni Kasubdit Penyidikan Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Budi Santoso, Hendri Yani Etik, Samsul Kamal, pemateri di Lingkungan Kanwil DJBC Kalbagsel dan pemateri dari Perwakilan Korwas PPNS, Kejaksaan Negeri, Kehakiman PN, serta Lapas Kelas IIA Banjarmasin.

“Berbekal administrasi penyidikan pegawai harus dapat berperan lebih dalam penegakan hukum”, ujar Budi Santoso.

Profesionalisme pegawai di unit pengawasan akan menciptakan penegakan hukum yang tegas dan efisien sehingga mampu melindungi masyarakat dari beredarnya barang larangan dan pembatasan, melindungi sumber daya alam dari penyelundupan dan eksplorasi yang berlebihan serta mengamankan penerimaan negara.

Proses penyidikan tindak pidana kepabeanan dan cukai harus dilakukan secara maksimal guna menimbulkan efek jera dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

“Hingga tahun 2018-2019 Bea Cukai Kalbagsel sudah menangani 9 penyidikan, semua sudah inchract dengan putusan pengadilan 1 hingga 1,8 tahun,” katanya.

Ida/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed