oleh

Mengapa Kolam Penampungan Limbah PT.MS Tidak Memenuhi Syarat

SAMPIT – Pernyataan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim, sangat mengejutkan Wakil Gubernur, Kalimantan Tengah, Habib Said Ismail dan warga desa Pondok Damar, kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Ketika meninjau langsung kelapangan dimana limbah tersebut diproses.

Menurut pegawai dari DLH Kotim, ditanya oleh wakil gubernur soal pengelolaan proses limbah pabrik PT.Mustika Sembuluh bahwa, penampungan atau pengelolaan limbah pabrik milik PT.Mustika Sembuluh ini dinyatakan tidak memenuhi syarat dari ketentuan. Namun anehnya selama ini kalau kolam penampungan limbah tidak dipersoalkan oleh dinas yang bersangkutan, apalagi memberikan sanksi kepada perusahaan.

“Kalau kolam penampungan limbah ini tidak memenuhi syarat, mengapa tidak diberikan teguran padahal ini sudah berjalan begitu lama.” Ujar Habib Said Ismail kepada pegawai DLH Kotim yang mengikuti rombongan.

Kalau dilihat beberapa kolam penampungan limbah milik perusahaan PT.Mustika Sembuluh, ini bukan kolam untuk memproses limbah pabrik, akan tetapi kolam ini hanya penampungan limbah dari pabrik saja.

Sungguh sangat mustahil ada beberapa kolam penampungan limbah rata dengan kolam lainnya, disini tidak ada tempat penampungan limbah untuk disaring atau diproses menjadi limbah yang tidak membahayakan untuk lingkungan sekitarnya.
“Sini tolong di videokan biar gubernur tahu apa sebenarnya yang terjadi dilapangan, sementara dulu kita hanya menerima laporan saja dan kini saya bisa lihat langsung.”Tegasnya wakil gubernur ini kepada warga desa Pondok Damar yang ikut menyaksikan jalannya sidak.

Disela kegiatan sidah wakil gubernur, Kalimantan Tengah, Ketua DAD desa Pondok Damar, Yarrdi Berti mengungkapkan bahwa izin LA aplikasi kearah timur, untuk perusahaan PT.Mustika Sembuluh tidak pernah melibatkan warga dan tokoh masyarakat desa Pondok Damar.

“Kami berharap agar perusahaan PT.Mustika Sembuluh ini, mulai sekarang harus memperhatikan lingkungan sekitarnya sebab akibat kecerobohan perusahaan kami menjadi korban.” terangnya kepada media infobanua.co.id, Sabtu (13/7/2019)

Nal/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed