oleh

Ini 10 Poin Tuntutan Forum Driver Online ke Grab dan Gojek

Banjarmasin – Dalam lanjutan demo mogok kerja selama empat hari oleh driver GoCar dan GrabCar atau yang tergabung dalam Forum Driver Online, hari ini mereka melakukan aksi demo damai dimulai dari unjuk rasa di kantor cabang Go-Jek Kalimantan Selatan jalan A Yani KM 11.

Ketua FDO Kalsel, Pandu Setiawan mengatakan ada 10 tuntutan yang di layangkan pihak driver kepada pihak kantor diantaranya ketika Suspen terjadi kepada salah satu driver, pihak Gojek dituntut harus membuka database driver secara rinci, dan tidak boleh sepihak dalam mengambil keputusan suspen.

“Selanjutnya kita ingin sistem prioritas dihapuskan, karena dirasa tidak adil, kemudian ketika driver berhenti maka saldo driver menjadi hak driver, bukan aplicator,” tegasnya.

Selain itu Pandu mengutarakan FDO juga meminta pemberhentian penerimaan driver karena dirasa sudah membludak, kemudian juga open suspen bagi driver yang tidak terbukti bersalah, serta penentuan tarif harga minimal dengan jarak tempuh perjalanan per 3 Kilometer dengan tarif Rp16.000.

“Kami juga meminta pihak Gojek tidak menghapus atau mengurangi bonus yang berlaku dan memberikan jaminan kesehatan serta tidak mengeluarkan kebijakan tanpa sepengetahuan FDO,” bebernya.

“Kami sudah sering di janjikan, jadi kami hari ini menuntut harus ada pertemuan, karena kami kesini tidak disambut baik, maka kami tunggu di Dewan Provinsi,” ucap Pandu Setiawan(16/7).

Disisi lain, pihak Gojek Kalimantan Selatan yang menurunkan satgas lapangan, M Yazid tidak bisa berkomentar apapun karena keterbatasan wewenang, pimpinan kantor Cabang Gojek Kalsel berhalangan hadir di karenakan masih dalam perjalan menuju Banjarmasin pada saat unjuk rasa berlangsung.

Ratusan driver online mulai memadati halaman kantor sejak pukul 09.20, aksi tersebut pihak FDO menyampaikan tuntutan tertulis kepada manajemen Gojek.

Pihak aparat yang berjaga dalam mengamankan situasi dan kondisi keamanan dan lalu lintas dari gabungan Satlantas Polres Banjar dan Kepolisian Sektor Gambut, Menurut Kapolsek Gambut AKP Purnoto pihaknya dibantu dengan back up dari Satlantas Polres Banjar menurunkan 65 personel.

” Untuk hari ini kita mengerahkan 65 personel yang di back up dengan satlantas Polres Banjar,” ujarnya.

DPRD Kalsel Akan Panggil Manajemen GoCar dan GrabCar

Sehubungan dengan tidak adanya keputusan yang dapat menyelesaikan permasalah antara Gocar dan Grabcar dari manajemen masing-masing perusahaan yang telah mereka temui.

Massa FDO kembali bergerak ke kantor DPRD KALSEL dengan tujuan menyampaikan langsung keluhan dan aspirasi mereka kepada Wakil Raykat.

Pertemuan massa FDO di sambut baik oleh pihak DPRD yang diwakili oleh anggota komisi III DPRD Provinsi Kalsel, Hormasnyah beserta Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel yang diwakili oleh Kasi Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek dan Angkutan Barang, Agoes Sardjono.

“Kami akan tampung setiap keluhan dan aspirasi dari kalian serta menyampaikannya kepada pihak yang bersangkutan,” ucap Hormansyah(16/7).

Ia juga mengatakan bahwa aspirasi yang sudah di terima akan segera di proses serta memanggil pihak-pihak yang terkait untuk bernegoisasi dalam menyelesaikan masalah tersebut secepat cepatnya.

Senada dengan hal itu Agoes juga bersedia untuk mendukung pihak DPRD Provinsi Kalsel untuk memanggil kedua aaplicator yang menjadi tuntutan sejumlah driver online tersebut.

“Kami akan mengusahakan membantu DPRD dalam minggu-minggu ini untuk memanggil kedua belah pihak,” jelasnya.

yudha

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed