oleh

Bupati Kotim, Belum Pernah Keluarkan Izin Perkebunan Sawit Wilayah Selatan

Sampit – Penegasan Bupati Kotim, Supian Hadi Senin (22/7) dengan adanya laporan masyarakat wilayah Selatan tentang adanya perkebunan sawit yang dikelola oleh salah seorang pengusaha dari luar Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit menuai polemik.

Dari laporan masyarakat wilayah selatan ini menyebutkan, penggarapan lahan dari desa Jaya Karet, Basirih Hulu dan Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (Samuda) tanpa sepengetahuan pemerintah daerah dengan mempergunakan alat berat empat eksapator.

“Sepengetahuan saya sejak saya jadi Bupati Kotim, rasanya belum ada saya memberikan izin perkebunan wialayah Selatan.”Tegas Supian Hadi kepada inforbanua di Sampit.

Menurut Bupati kepada infobenua sepengetahuan dirinya juga untuk wilayah Selatan sana dari aturan Perbup, wilayah selatan itu diperuntukan khusus untuk lubung pangan (pertanian) di Kotim.

Kalaupun ada pada saat ini pengusaha berkeinginan mau menggarap lahan wilayah selatan, Bupati Kotim, Supian Hadi menyarankan dan menganjurkan kepada pengusaha tersebut lebih baik membuka percetakan persawahan saja dan ini sesuai wilayah peruntukannya.

“Kalaupun nantinya ada pengusaha yang mengajukan izin untuk perkebunan sawit diwilayah selatan, sudah saya pastikan akan saya tolak nantinya.” terang Supian Hadi.

Sementara Sekda Kotim, Halikinnor saat dihubungi inforbanua terkait adanya penggarapan lahan untuk perkebunan sawit di wilayah selatan mengatakan, dalam waktu dekat ini akan menurunkan dinas terkait untuk mengecek kelapangan. Dinas ini akan melakukan pengecekan izin yang mereka katongi, kalau pengusaha tersebut tidak memiliki izin sudah dipastikan akan ditindak.

“Nanti saya perintahkan kepada Dinas Pertanian,Dinas Lingkungan Hidup dan Bagian Ekonomi untuk mengecek langsung kelapangan.” ujar Halikinnor melalui telpon selularnya.

Nal/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed