oleh

Kawasan Mentaya Hilir Selatan Diduga Mulai Banyak Dikuasai Oknum Pengusaha Dijadikan Kebun Sawit

Sekda Kotim, Halikinnor (Ist).

 

Sampit – Pengusaha ala koboy yang kini dengan beraninya menggarap lahan masuk kawasan pertanian yang diharapkan untuk lubung pangan di Kotim, berubah fungsi disulap menjadi ditanam pohon sawit oleh oknum pengusaha lebih ratusan hektar.

Anehnya lagi penggarapan lahan ini, diduga dijual belikan oleh oknum kepada pengusaha yang sampai saat belum ada yang tahu siapa sebenarnya penggarap lahan ini.

Keributan muncul dipermukaan, berkaitan permasalahan lahan warga yang diduga dicaplok oleh pengusaha dengan mempergunakan alat berat eksavator. Padahal menurut sumber dari warga mereka tidak pernah menjual belikan lahan mereka kepada pengusaha tersebut.

Camat Mentaya Hilir Selatan Samuda, Syahrial ketika dihubungi infobanua melalui telpon selularnya mengatakan, bahwa permasalahan lahan yang digarap oleh pengusaha yang belum dikenalnya ini sudah dilaporkan kepada pemerintah daerah.

“Saya sudah ada mendengar dari warga, tentang lahan yang digarap oleh pengusaha kebun sawit itu, dan ini juga sudah saya laporkan kepada pemerintah daerah sampai ke Sekda juga,” tegas Syahrial, Selasa (23/7) melalui telpon selularnya.

Dihubungi secara terpisah, Pejabat Kades Jaya Kelapa Sukarno Arif, dengan tegas menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu menahu tentang lahan yang dimaksud. Sebab dikatakannya dirinya baru saja menjabat Pj kades di Jaya Kelapa.

“Wah saya tidak tahu kalau masalah itu, saya menjabat disini baru saja mungkin kades terdahulu yang banyak tahu.” ujarnya via telpon.

Untuk memperjelas kasus lahan di wilayah Mentaya Hilir Selatan, Samuda Sekretaris Daerah Kotim, Halikinnor ketika dihubungi, pihak memang akan menurunkan tim. Mengenai waktunya, itu tergantung SOPD yang bersangkutan kapan untuk turun kelapangan.

“Sudah saya perintahkan untuk membentuk tim turun kelapangan, waktunya terserah SOPD terkait saja.” Terangnya.
Nal/IB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed