oleh

Ruang Guru Disatroni Maling Uang Rp25,3 juta Raib Saat Apel Pagi

BANJARMASIN –  Guru SD Islam  AL-Falah Jalan Yudistira  Kelurahan Pemurus Dalam,  Kecamatan Banjarmasin Selatan (Bansel) kaget, lantaran isi tas mereka terbuka karena diobok-obok pencuri, yang masuk saat apel pagi, Senin  (29/7/2019). Akibatnya enam guru setempat mengalami kerugian sebesar Rp25,3 Juta.

Sekolah yang terletak di JaIan Raya Yudistira No 01 RT  42 Beruntung Jaya itu pun heboh, hingga guru tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bansel.

Korban  ketika  bersama lainnya  sebagai guru di Sekolah Dasar Islam Al Falah melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah pada puku! 07.45 wita. Sesudah upacara korban bersama rekannya menuju ke kantor.

Sesampai di ruangan itu  korban bersama rekannya  melihat tas mereka sudah dalam keadaan terbuka.

Kemudian korban  memeriksa dompet mereka, namun  uang tunai mereka sudah hilang.

Enam guru yang uangnya raib itu yakni Wafin Indriatin  Rp2 Juta,  Verawati Rp 5 Juta, Amelia Fitriani   Rp8,5 Juta, Yuniarti Anisa Rp5, 5 Juta dan Nirul Jannah Rp300 ribu dan Mini Inayah Rp4 Juta.

Atas kejadian itu  korban  mengalami kerugian dengan total sekitar Rp25,3 Juta. Atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polsck Bansel.

Saat ditemui di kantor Mapolsek Bansel, Yuyun dan Wafin (32) mengatakan memang ada seorang pria yang masuk ke sekolah saat persiapan apel pagi. Hal itu dibenarkan Wafin warga Jalan  Kelayan A II Antasan Segera RT 24 RW 02 Kelurahan Murung Raya Kecamatan Banjarmasin Selatan itu menyatakan yang melihat pelaku adalah Wiwit Putri Wijayanti (27) warga Jalan  Raya Yudistira No 01 RR 42 Kelurahan Pemurus Dalam.

Menurut  Yuni,  usai apel upacara mereka  naik ke atas rungan guru, ternyata isi tas  sudah dicuri. “Diduga pencuri  masuk lewat pagar belakang yang tidak terkunci,  kejadian ini  yang pertama kali terjadi,”terangnya.

Sedangkan duit itu jelas Wafin, bukan hanya milik pribadi tapi juga ada duit anak-anak bayar sekolah,  duit kas,  duit bayar lain-lainnya.

Sementara untuk  rekaman CCTV ada dua, namun. yang di depan ternyata rusak dan  yang di belakang CCTV nya tidak dihidupkan,” kata Wafin.

Kapolsek Bansel AKP H Idit Aditya didampingi Kanit Reskrim Iptu Ganef Brigandono mengatakan, pihak masih melakukam penyelidikan. “Diharapkan dalam waktu secepatnya dapat menemukan pelaku yang bakal dijerat sesuai pasal 362 KUHP,” katanya.

Yus/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed