oleh

DPRD Minta Dishub Hentikan SP2 Kepada Juragan Kelotok Wisata

BANJARMASIN – Juragan kelotok Siring Pieri Tendean mendapat surat peringatan II oleh Dinas Perhubungan lantaran tidak mau tergabung dengan Koperasi Maju Karya Bersama.

Dalam isi surat tersebut Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyatakan bagi juragan kelotok Siring Tendean yang tidak masuk Koperasi Maju Karya Bersama maka, dokumen izin yang diterbitkan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin akan dicabut.

Hal itu membuat juragan kelotok resah dan meminta bantuan kepada Walikota serta DPRD Kota Banjarmasin untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Matnor Ali Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin mengatakan untuk menghentikan surat peringatan itu agar mereka tetap bisa mencari penghasilan melalui wisata susur sungai.

“Untuk sementara hentikan dulu surat peringatan itu selama kami melakukan proses pendekatan kepada pihak terkait,” ucapnya (31/7).

Ia juga menjelaskan dalam pertemuannya dengan juragan kelotok bahwa mereka mau bergabung dengan Koperasi Maju Karya Bersama asalkan memenuhi tiga poin yang mereka ajukan.

“Mereka mau bergabung asalkan pemilihan pengurus baru, pertanggungjawaban dana yang sesuai dan untuk rehabilitasi kapal, tergantung antusias masyarakat,”ucapnya.

Selanjutnya DPRD Kota Banjarmasin bersama Dinas Koperasi, Dinas Pariwisata serta Dishub akan menyelesaikan permasalahan yang berkepanjangan ini.

“Kami juga menghimbau nantinya mereka akan dibina demi memberikan pelayanan dan jasa yang prima sehingga wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin merasa senang dan puas atas pelayanan yang di berikan,” tutupnya.

Yudha/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed