oleh

BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Gandeng Media Sukseskan Program JKN-KIS

Banjarmasin – Sebagai upaya mempererat keakraban dan menjalin silahturami dengan awak media, BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menggelar kegiatan media gathering dengan mengundang wartawan di berbagai media wilayah kerja Cabang Banjarmasin. Selasa (16/04).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Tutus Novita Dewi yang hadir langsung pada kegiatan tersebut menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan sinergi antara pers dengan BPJS Kesehatan agar Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat berjalan semakin optimal, khususnya di wilayah kerja Cabang Banjarmasin.

“Tentunya kami sangat memerlukan bantuan dari teman-teman pers untuk menjembatani penyampaian informasi kepada masyarakat. Selain itu pers yang terjun langsung ke lapangan di antara masyarakat dapat menampung berbagai kendala dan aspirasi masyarakat yang dapat disampaikan kepada kami BPJS Kesehatan yang tentunya bias dijadikan sebagai koreksi bagi kami agar dapat menyelenggarakan Program JKN-KIS semakin baik lagi.” Jelas Tutus.

Pada kesempatan tersebut Tutus memaparkan perkembangan Program JKN-KIS di wilayah kerja Cabang Banjarmasin dimana wilayah kerja Cabang Banjarmasin yang mencakup tujuh kabupaten/kota yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, kepesertaan Program JKN-KIS baru mencapai 59,98% dari total jumlah penduduk. Dapat diketahui masih banyak masyarakat yang belum terdaftar menjadi peserta JKN-KIS dan oleh karenanya sosialisasi secara massive kepada masyarakat memberikan pemahaman akan pentingnya programnya sangatlah diperlukan, dan media sebagai penyebar informasi memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan program ini.

Selain itu berbagai informasi seputar alur pelayanan kesehatan, peraturan terbaru mengenai program JKN-KIS serta beberapa inovasi yang telah dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan juga disampaikan kembali kepada awak media yang telah hadir pada kegiatan gathering tersebut.

“Informasi pelayanan kesehatan selalu kami berikan disetiap pertemuan sosialisasi apapun, hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang masih kurang paham mengelai alur pelayanan ini, yang berdampak peserta tersebut harus menjadi pasien umum atau harus melakukan iur biaya. Selain itu regulasi terbaru mengenai Program JKN-KIS yakni pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2019 juga pastinya disampaikan. Serta beberapa inovasi BPJS Kesehatan salah satunya yakni aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah masyarakat mendapat pelayanan JKN-KIS pun tidak lupa kami sampaikan. Hal ini dilakukan karena seperti yang saya sebutkan sebelumnya, teman-teman pers sangat berperan dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.” Tutup Tutus. (KA/gn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed