oleh

Apa yang Harus Dilakukan, Jika Smartphone Jadi Candu Pada Anak Anda?

oleh AliSyahbana *)

Perkembangan jaman begitu cepat terjadi terutama yang dapat kita semua rasakan adalah keberadaan smartphone. satu sisi memang keberadaan smartphone memudahkan pekerjaan untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi baik itu untuk pekerjaan ataupun interaksi masyarakat di media sosial. Dan tidak berhenti disitu keberadaan smartphone sekarang bukan hanya sebagai kebutuhan pelengkap saja namun bagi banyak kalangan smartphone merupakan kebutuhan yang tak boleh tertinggal bagi kehidupan sehari-hari.

Namun apa jadinya jika smartphone sudah membuat candu atau ketergantungan anak anda ? Khususnya usia 2-7th, pernahkah anda melihat seorang anak yang berperilaku agresif ketika tidak mendapatkan smartphonenya ? Atau bersikap agresif ketika bermain smartphone ? Ataukah itu terjadi dibagian orang-orang terdekat anda ? Ya itu adalah salah satu efek dari ketergantungan smartphone bagi anak dan itu dapat mengganggu perkembangan mental anak.

Keadaan seperti ini terjadi akibat pembiasaan yang tidak kita sadari selalu memberikan keinginan anak (smartphone) ketika anak sedang rewel dan keadaan ini berulang-ulang terjadi dari sekali, puluhan kali, ratusan kali hingga menjadi kebiasaan si anak, lalu ketika anak tidak mood atau berusaha mencari kesenangannya maka anak akan mencari smartphonenya dan jika tidak mendapatkan apa yg diinginkannya ia akan bersikap agresif karena anak sudah merasakan penggunaan smartphone adalah bagian dari kehidupannya, padahal bagian dari kehidupan anak-anak adalah kasih sayang orangtua dan kasih sayang orangtua tidak tergantikan dengan sentuhan teknologi (smartphone). k

Ktergantungan smartphone pada anak merupakan permasalahan sosial yang sudah dianggap “biasa” oleh masyarakat, namun jika itu terjadi terus menerus hingga menjadi candu orangtua hanya akan menunggu bom waktu yang suatu saat akan meledak, mengapa saya menganalogikan bom waktu karena ketergantungan anak pada smartphone membuat pola tumbuh kembang otak dan mentalnya tidak berjalan dengan baik, pengelolaan emosi yang tidak stabil akan terjadi dikehidupan anak dan orangtua hanya akan menunggu emosi yg meledakndari anak, itu tidak boleh terjadi pada anak. Pertanyaannya ? Apa yang harus kita lakukan

jika menemukan anak sdh mengalami gejala candu smartphone ? mari kita berpikir sejenak seorang anak adalah kertas putih yang hanya akan diisi oleh apa yang ia lihat, dengar dan rasakan, seorang anak adalah peniru sejati, mari kita mulai dari memberikan waktu yang cukup untuk bermain dengan anak, alihkan perhatiannya dengan candaan, bermain dan belajar bersama anak dimulai dari hal yang kecil dan sederhana, berikan pemahaman penggunaan smartphone yang baik dan benar.

Berikan konten dan aplikasi yang positif baiknya ketika anak bermain smartphone ditemani oleh orangtua, berikan “disiplin” pada anak dengan menggunakan batasan waktu bermain smartphone yang secara perlahan dapat mengurangi penggunaan dan ketergantungannya pada smartphone.

Dengan cara tersebut kita dapat mengurangi kecanduan smartphone untuk anak bahkan jika ini dilakukan terus menerus secara berkelanjutan maka candu anak pada smartphone akan teralihkan pada sentuhan kasih sayang orangtua.

 

*) MNLP,CEH (Motivator, Trainer, Konselor, Therapis – Pemberdaya Pikiran Bawah Sadar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed