oleh

Disinyalir Pungli Masih Banyak Terjadi Di PPM Sampit

Sampit – Keluhan yang disampaikan pedagang pasar tentang banyaknya pungli  dilakukan oleh oknum yang mengaku adalah pengurus pasar, pungli ini dari laporan para pedang sudah berjalan cukup lama dengan alasan untuk pengamanan pasar.

Laporan itupun ditindaklanjuti oleh Kadis Perdagangan dan Perindustrian Sampit, Redy Setiawan dengan memerintahkan kepada Kabid Perdagangan, Taher agar sesuai dengan arahan Inspektorat untuk membuat surat untuk persatuan pedagang PPM.

Bahwa tidak dibenarkan memungut biaya dengan dalih keamanan swadaya, karena menurut Redy semua biaya keamanan atau scurity sudah masuk dalam anggaran APBD. Dalam hal ini batas waktu diberikan paling lambat pada tanggal, 24 September 2019, pungutan tersebut sudah tidak ada lagi terjadi di PPM Sampit,kalaupun ada yang masih melakukan pungutan itu bisa dikatakan pungli.

“Kalau ada yang masih memungut dengan dalih apapun juga laporkan kepada pihak yang berwajib.”Tegas Redy.

Dari pantauan infobanua Sampit, dilapangan dengan pedagang mengakui masih ada pungutan dengan dalih keamanan pasar. Namun mereka para pedagang enggan melaporkan hal ini, disebabkan selain keselamatan jiwa mereka takut kios dagangannya di jahili.

“Tapi tolong nama saya jangan disebutkan atau dikorankan, memang masih ada pungutan itu tiap minggunya saya dipungut antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000 perminggunya.”Ujarnya sambil memberikan tanda bukti kepada infobanua Sampit 17/9).

Nal/IB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed