oleh

Indosat Ooredoo Roadshow ID Camp ULM

Foto :
ROADSHOW – Manajemen Indosat Ooredo roadshow ke kampuS Unlam Banjarmasin mencetak para programer muda yang bersetifikasi dan siap bersaing didunia ekonomi digital.

BANJARMASIN – Pertumbuhan sektor ekonomi digital diprediksi akan semakin pesat dalam tahun-tahun mendatang ini, dan untuk menghadapi tantangan tersebut, Indosat Oredoo menggelar Indosat Ooredoo Digital Camp (ID Camp).
Roadshow digelar di Universtas Lambung Mangkurat, Selasa (17/19) ada sekitar tiga ratusan peserta hadir untuk mendaftarkan diri memperoleh beasiswa pelatihan digital ini kemaren siang.

Ihwan Lubis Head of Ses Kalimantan Indosat Ooredoo kepada wartawan menjelaskan, ID Camp dirancang untuk mencetak programmer yang bersertifikasi dan siap bersaing di dunia ekonomi digital ini.

Tenaga ahli di bidang digital ini akan sangat dibutuhkan saat ini dan di waktu yang akan datang.
Namun ini, jumlahnya belu mmencukupi dan tahun depan Indonesia diperkirakan membutuhkan 600 ribu digital talent dalam setahun,” terangnya kepada sejumlah media.

Ia mencontohkan, Indosat saat ini masih membutuhkan dalam jumlah yang cukup besar mereka yang ahli bahasa perogaman. “Kendala saat ini adalah kebutuhanjauh lebih tinggi dari ketersediaan karena saat ini tenaga digital yang punya sertifikat belum tentu ingin bekerja dengan perusahaan.” jelasnya.

Mereka biasanya lebih memilih untuk mengembangkan start upnya, seperti diketahui, Indonesia juga punya empat unicorn,” kata Irsyad.

Bahkan dalam ID Camp nantinya mereka akan membiayai 10 ribu orang yang ingin belajar coding atau bahasa pemrograman secara online. Proses belajar dilakukan hingga bulan Januari 2020 dari jumlah itu akan dipilih seribu orang yang paling layak untuk mendapatkan sertifikat sebagai ekspert di bidang programmer.

Dari jumlah itu, 100 orang akan direkrut menjadi tenaga digital di Indosat. Kalaupun nantinya peserta akan memilih berkarya di luar, entah itu mengembangkan startup, kami juga akan mempersilakannya.

“ Karena kami yakin saat pelaku ekonomi digital semakin banyak dan tumbuh, imbasnya juga akan kebisnis telekomunikasi,” pungkasnya.

Rel/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed