oleh

Bupati Kotim Jadi ‘Sopir Dadakan’ dan Sekda jadi Operator Bagikan Air Bersih ke Warga

Sekda Kotim Halikinnor dengan lincah jadi operator air membagikan kepada warga.(nal/brt).

 Sampit – Musim kemarau yang melanda warga Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit. Selain kebakaran lahan dan hutan warga juga kekurangan air bersih untuk dikonsumsi keperluan sehari hari khususnya untuk wilayah Mentaya Hilir Utara (MHU) dan sekitarnya.

Untuk memenuhi keperluan warga tersebut Sabtu (21/9) Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit Halikinnor memberikan bantuan berupa air bersih kepada warga. Menariknya disini Halikinnor langsung menjadi operator membagikan air bersih, yang mana warga yang memerlukan air tersebut sejak lama menunggu bersama tempat penampungan airnya.

“Mudah mudahan bantuan berupa air bersih ini, bermanfaat bagi warga dan tahun depan pemerintah daerah telah menganggarkan untuk membeli truk tangki memenuhi kebutuhan air bersih.”Jelas Halikinnor kepada infobanua Sampit.

Dari pantauan infobanua Sampit, yang mengikuti pembagian air bersih disepanjang Jalan HM Arsyad, Kecamatan Bagendang (MHU) warga menjenteng tempat penampungan air menunggu di Jalan. Mereka tampak terlihat gembira menerima bantuan air bersih, menurut mereka sejak musim kemarau air yang biasa diambil di sungai Mentaya terasa asin.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga yang menerima bantuan air ini yang biasa dipanggil Acil Atan ini, bantuan air yang telah diberikan oleh pemerintah daerah sangat membantu sekali pada saat musim kemarau sekarang ini.

“Saya berterima kasih sekali kepada pemerintah daerah, atas bantuan air bersih ini.” Ujarnya dengan raut gembira.

Sementara ditempat terpisah juga tidak kalah dengan sopir truk yang lain, Bupati Kotim, Supian Hadi memperlihatkan kepiawaiannya menjadi sopir truk mengangkut dua profil air besar untuk keperluan pemadaman api disekitar area pekuburan China dan Kristen yang lahannya terbakar.

Disela kesibukan Bupati dan petugas pemadam kebakaran berbaku dengan api, ada sekelompok anak muda yang terdiri kurang lebih 10 orang dan mengatasnamakan “Mari Bantu” memberikan bungkusan makanan. Dari obrolan infobanua Sampit bersama Supian Hadi dengan Mari Bantu mengatakan, bahwa kegiatan sosial yang mereka lakukan ini sudah sejak lama.

“Saya sambut baik kegiatan ini, moga kegiatan ini terus berjalan sesuai dengan harapan kita semua.”Terang Supian Hadi.

Munculnya Ide semacam ini menurut .perwakilan Mari Bantu Vina Fitriana pratiwi kepada infobanua Sampit, berawal dari group pengajian yang terus mencari kegiatan positif mau cuci mukena sama bersih bersih masjid. Akan tetapi karena juga ada inisiatif yang lain yang sifatnya suka rela seperti memberikan bantuan kepada warga yang sakit dan korban kebakaran.

“Kami atas nama Mari Bantu juga menerima bantuan kepada para Darmawan atau Denator yang nantinya hasil  dari bantuan itu akan kami teruskan kepada warga lebih memerlukan.” Harap Vina kepada infobanua Sampit, disela pemadaman api di pekuburan China dan Kristen.

Zainal 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed