oleh

Menjadi ‘Local Leader’ (Pemimpin Desa)

Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada setiap peccmimpin yang mendapat kepercayaan ataupun kembali mempertahankan kepercayaan sebagai local leader (kepala desa) di masing-masing wilayah desa.

Teringat Adagium berkata Sukses demokrasinya bahagia masyakarakat mungkin itulah ungkapan hangat yg menjadi awal kata dalam tulisan saya ini sebab demokrasi sejatinya melahirkan sirkulasi elit kepemimpinan.yang mempunyai kualitas baik Sebagai alat penopang kehidupan berbangsa.

Pemimpin baik nantinya ialah kunci pembangunan yang memihak kepada rakyat. Jika di telusuri sekurang-kurangnya ada delapan yang mesti dilakukan oleh seorang pemimpin sejati di desa.

1) berwatak bumi ialah watak peniruan thd sifat bumi mewadahi apa saja ikhwal baik atau pun buruk kemudia diolah agar berguna bagi hidup rakyat desanya.

2) berwatak air yaitu watak seorang pemimpin yang jujur bersih berwibawa. Spt layaknya air yang selalu menjadi obat haus bagi masyarakat akan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan. Serta makmur

3) berwatak api yaitu watak seorang pemimpin desa yang mampu menjadi pemberi semangat dan optimistis kepada sdm nya sekaligus menjadi sifat penghukuman yang tegas bagi masyarakat yang melangar norma agama atau sosial. Yang berlaku.

4) berwaatak angin pemimpin yang memberikan hidup dan rasa sejuk. Teliti melihat celah sekecil apapun bisa lembut bersahaja tetapi bisa keras melebihi batas.

5) berwatak bulan ialah maksudya pemberi kedamaian dan kebahagiaan. Penuh kasih dan rasa sayang kendati adakalanya menjadi seram mencekam bila menghadapi orang yang bersalah. Atau melakukan kejahatan.

6) berwatak surya yaitu pemimpin yang menjadi pemberi energi dan penerang serta mengatur kedisiplinan aparaturnya.

7) berwatak lintang menjadi pemberi harapan kpd rakyatnya setinggi bintang, rendah hati dan tidak mengkultuskan diri.

8) berwatak mendung ialah yang mampu berlaku seperti payung melindungi segala golongan rakyatnya.

Kata kunci ini lah yang diharapkan mampu membuat kepemimpinan kuat dan dapat mengarahkan aparatur nya mengelola potensi pribadi dan potensi wilayah desa dalam.bentuk usaha produktif.

Selamat mengemban amanah, selamat mengabdikan raga untuk karya.
Untuk menghiasi semesta ini menjadi suatu nilai rahmattanlilalamienn..

*) Aldi Fachrisaldi Putera (seorang pemuda rantau panjang hulu)Salam penulis.
Banjarmasin, 22 september 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed