oleh

Sekdes Bajarau Belum Terima Peralatan Pemadam Kebakaran Bantuan Dishut Kalteng

Warga desa Bajarau bersama TNI dan Polisi memadamkan api di tepi Jalan poros Provinsi dengan peralatan seadaannya milik kecamatan Parenggean. (nal/brt).

Sampit – Warga desa Bajarau, Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur,Sampit melalui Sekretaris desanya A.Syarwani mempertanyakan alat bantuan Damkar dari Dinas Kehutanan Provinsi, Kalimantan Tengah berupa 1 unit motor Tossa lengkap dengan peralatan pemadamnya dan 1 unit sepeda motor untuk keperluan kegiatan patroli.

Padahal menurut warga desa Bajarau sepeda motor tossa dan sepeda motor tersebut sudah diserah terimakan secara simbolis pada Pebruari 2019 yang lalu,  pada saat penutupan pelatihan dan pembekalan regu MPA yang di ikuti oleh 40 desa se Kalimantan Tengah, termasuk desa Bajarau.

Namun menurut warga melalui Sekdes Bajarau, penyerahan lanjutan untuk desa Bajarau belum ada dilakukan, padahal bantuan tersebut pada musim kemarau ini sangat diperlukan oleh warga paling tidak membantu petugas pemadam kebakaran untuk pemadaman hutan dan lahan yang banyak terjadi diwilayah kecamatan Parenggean.

“Kemaren warga desa Bajarau bersama TNI serta kepolisian berusaha memadamkan api  ditepi  Jalan poros Provinsi hanya mempergunakan alat seadaanya dari kecamatan, seandainya bantuan itu diserahkan langsung sangat membantu sekali.” Ujar Sekdes Bajarau M.Syarwani yang biasa dipanggil otong oleh warga Selasa (24/9).

Sementara yang membuat pertanyaan warga desa Bajarau, untuk apa Gubernur mengeluarkan perintah Siaga Bencana kalau bantuan peralatan pemadam kebakaran dari Dinas Provinsi Kalimantan Tengah itu belum disalurkan kepada desa yang berhak menerimanya. Alasan belum diserah terimakan peralatan pemadam tersebut menurut Otong, disebabkan belum adanya SK Gubernur.

“Saya sudah beberapa kali mendatangi BPBD Kotim, mereka beralasan masih belum menerima SK Gubernur lalu bagaimana perintah Gubernur itu sendiri untuk Siaga Bencana.”Tanya Otong bersama warga desa Bajarau.

Nal/IB.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed