oleh

Pola Jarwo Cermin Keberhasilan Bertani Padi

Demplot atau Demonstration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani ,dengan cara membuat lahan percontohan,agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap obyek yang didemontrasikan.

Metode yang sering diterapkan di Balai Penyuluh Pertanian khususnya demplot padi, banyak diterapkan pola Jajar Legowo (Jarwo) atau dikenal pula Hawa pola hawa bebas (habas) dan sudah menjadi istilah umum dikalangan penyuluh.

Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Martapura Barat kabupaten Banjar sudah menjadi kalender tahunan melaksanakan metode ini dengan berbagai varietas unggul sesuai kebutuhan petani yang cocok untuk ditanam dilahan-lahan tertentu disesuaikan dengan karakter tanah.

Pola penyuluhan dua arah atau audio visual atau penjelasan gambaran dan gambar alias penyuluhan dilapangan lokasi demplot menjadi sistem penyuluhan yang tepat karena petani bisa lebih memahami cara pelaksanaannya.

Contoh konkrit yang diterapkan BPP.Martapura Barat  yang dipolakan Kepala BPP Martapura Barat Nudin ,SP bersama penyuluh dilahan BPP-Martapura Barat di desa Sungai Rangas Hambuku padi varietas Ciherang  produksi hasil ubinan 4,09 kg,atau setara dengan   6.5 ton /ha ..

Menurut Nudin produktifitas 6,5 ton GKP ,waktu padi mulai keluar maley  kekurangan air dan iklim udara kurang mendukung.Apabila cukup air dan sistem pengairannya benar bia mencapai 8 ton GKP/hektar.Varietas yang cocok diwilayahnya selain Ciherang juga Mekongga,Situ Patenggang  dan lain-lain yang bisa ditanam di lahan keasaman tanahnya sedang.

Demplot penggunaan pupuk cair pembenah tanah beka pomi di lahan percontohan BPP  Martapura Barat musim tanam April –September  2019 dengan tahapan ,pengolahan tanah bulan Juni awal dengan menggunakan hand traktor disertai dengan pemberian pupuk cair beka dengan dosis 8 liter per Ha. Satu minggu sebelum tanam pemberian Pomi dengan dosis8 liter per Ha ,tanggal 17 Juni tanam dengan sistem jarwo 4.1( empat rumpun bebas satu antara tanaman), kemudian pemberian pupuk urea dan npk pada saat tanaman berumur 1 minggu dengan dosis urea 100 kg/Ha dan dipanen tanggal 18 September 2019.

Besar harapan para petani KHUSUSNYA WILAYAH Martapura Barat , dapat menerapkan pola tanam sistem Jajar legowo dengan perlakuan sesuai dengan Sekolah Lapang (SL)

Ayi Kuswana/IB

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed