oleh

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo Tutup Sidang Paripurna Persembahkan Dua Bait Pantun

JAKARTA – Pada awal dan di akhir pidato Rapat Paripurna DPR RI Penutupan Masa Sidang V Tahun Sidang 2018-2019 di Gedung DPR RI, Kamis (25/7/2019). Ketua DPR RI Bambang Soesatyo kembali melonatrkan pantun,

“Sebelum melanjutkan pidato pembukaan ini perkenankan saya menyampaikan dua buah bait pantun,” kata Bamsoet mengawali pidatonya.

Dua bait pantun tersebut adalah:
“Pergi ke pasar membeli ketam
Di masak gulai buat tetamu
Hati rakyat kini kembali tenteram
Karena dua pemimpin sudah bertemu”

“Buah mangga buah rambutan
Di tanam petani turun temurun
Walau masa jabatan tinggal 2 bulan
Kinerja DPR tidak pernah menurun”

Sementara, dua bait pantun di penutup pidatonya:

“Jika tuan hendak berwudhu
Basuh tangan sebelum berkumur
Ayo kita semua bersatu padu
Membangun negeri adil dan makmur”

“Walau antara Tengku Umar dan Gondangdia
Tak sepanjang Anyer dan Jakarta
Walau Ada Dua Pertemuan Berbeda
Semoga Tak memisahkan para
pemimpin Kita”

“Sebagai penutup, atas nama Pimpinan DPR, saya mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia, mulai tanggal 26 Juli sampai dengan 15 Agustus 2019 DPR memasuki Masa Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2018-2019,” ucapnya.

Bamsoet mengatakan, masa reses merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil-wakilnya, khususnya di daerah pemilihannya masing-masing. Karena kunjungan kerja ini merupakan kunjungan kerja yang terakhir, maka jadikanlah kunjungan kerja ini sebagai kenangan manis bagi masyarakat, sehingga mereka merasa takjub akan perjuangan DPR.

“Sekaligus jadikan kesempatan untuk menyampaikan rasa terima kasih, karena dukungan dan do’a dari masyarakat kita dapat menyelesaikan tugas dan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya sampai akhir,” pungkasnya.

dil/idn/rel

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed