oleh

Karhutla dan Kemarau Panjang, Warga Pulau Laut Timur Kotabaru Gelar Shalat Minta Hujan

KOATABARU- Ratusan warga Pulau Laut Timur, bersama ASN Kecamatan Pulau Laut Timur, TNI/Polri, tokoh masyarakat dan pemuda menggelar shalat istisqa atau shalat minta hujan disebabkan kebakaran hutan dan lahan serta kemarau panjang yang belum berakhir. Shalat Istisqa di lapangan futsal SDN Berangas Pulau Laut Timur.

Doa-doa dipanjatkan pada Allah SWT agar menurunkan hujan sehingga kondisi lingkungan kembali normal.

“Kami memohon bencana kabut asap yang melanda wilayah Kotabaru termasuk Pulau Laut Timur dapat segera teratasi. Namun semua pihak juga harus mensyukuri segala nikmat Allah dengan perbanyak istighfar,” ujar Camat Pulau Laut Timur Tri Basuki Rachmad, Jumat (18/10).

Kata Camat, kemarau yang berkepanjangan akhir-akhir ini mulai dirasakan masyarakat Kotabaru. “Dengan shalat istisqa kami meminta turunnya hujan. Namun kebakaran yang besar hanya kuasa Tuhan lah yang bisa memadamkan itu semua,” ujar dia. Camat mewanti-wanti masyarakat agar tidak membakar lahan. “Aturan dan hukumannya sudah jelas. Masyarakat jangan ada yang berani main-main dengan aturan yang sudah ada. Stop dan cegah karhutla,” ucapnya.

penulis: Gajali Rahman

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed