oleh

Siswa SMU Negeri 1 Parenggean, Tenggelam di Sungai Usai Kegiatan Pramuka

TENGGELAM– Warga desa Bajarau melakukan pencarian korban disungai Tualan dimana korban jatuh. (foto: ist).

Sampit – Warga desa Mekar Jaya kecamatan Parenggean Heboh,Sabtu (19/10) sekitar pukul 13.10 WIB setelah mendapat informasi adanya orang tenggelam salah satu siswa SMU Negeri 1 Parenggean Riky Hardoansyah Kls X di sungai Tualan. Laporan ini diterima setelah teman korban mendatangi  kantor desa Bajarau,mendengar adanya orang tenggelam.

Sekdes Bajarau Syarwani yang biasa dipanggil Otong ini, langsung menganjak perangkat desanya serta warga mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pencarian korban.

Dalam waktu sekitar 45 menit korban pun ditemukan, penemuan korban dari tempat kejadian semula sekitar 40 meter. Pencarian korban ini sampai dengan ditemukannya korban menurut warga, dengan mempergunakan alat yang cukup sederhana yaitu kayu yang ada durinya.

Kayu yang berduri tersebut ditarik secara pelan dimana diperkirakan korban semula gugur tenggelam, ternyata pencarian tersebut tidak sia sia korban Riky Hardoansyah ditemukan dengan duri kayu melekat dicelana korban.

Korban pun diangkat keatas bibir sungai oleh warga dengan melakukan pertolongan sambil menekan dada korban, namun karena tidak ada reaksi korban pun oleh warga dibawa ke RS Pratama Parenggean untuk mendapat tindakan pertolongan para medis.

Berbagai cara dilakukan tim medis namun juga sia sia, hingga oleh tim medis dinyatakan sudah meninggal dunia. Korban pun oleh pihak keluarga dibawa ketempat tinggalnya SP 4 G desa Mekar Jaya Kecamatan Parenggean, dengan dikawal oleh pihak Polsek Parenggean.

Dari informasi infobanua Sampit peroleh, menyebutkan sebelum terjadinya korban tenggelam ini melakukan  kegiatan Pramuka bersama teman temannya. Setelah kegiatan berakhir teman teman korban ada yang pulang kerumah ada juga membersihkan dirinya kesungai, naas bagi korban ini diperkirakan terpelesat ditempat yang agak dalam dan korban juga tidak pandai berenang.

“Yang melapor kekantor desa itu teman korban, dia mengatakan temannya jatuh tenggelam kedalam sungai usai kegiatan Pramuka mendengar itu saya bersama warga langsung melakukan pencarian” Jelas Otong melalui telpon selulernya kepada infobanua Sampit.

Nal/IB

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed