oleh

PERPANJANGAN BELAJAR DIRUMAH BUKAN PERPANJANGAN LIBUR

Nunukan – Menurur Widodo jabatan Sebagai Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menegah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Widodo menjelaskan bahwa Perlu kami meluruskan dulu terkait konsepsi libur dan belajar dari rumah ini yang harus dipahami oleh masyarakat, dulu bahwa ada dua konsef yakni
Libur sekolah dan belajar dari rumah.

Jadi ditengah pandemi covid-19 ini kebijakan pemerintah bagaimana agar tidak terjadi penyebaran itu salah satunya adalah “sosial distensing menjaga jarak” atau physical distensing seperti untuk menjaga jarak supaya tidak terjadi kontak antara Siswa yang satu dengan Siswa yang lain atau satu orang dengan orang yang lain.

kebijakan itu diselaraskan juga di bidang dinas di bidang pendidikan diselaraskan dengan Kurikulum Pendidikan Jadi kalau di Kurikulum Pendidikan menyatakan pada masa itu atau tanggal itu atau hari itu atau bulan tersebut misalkan itu adalah masa sekolah berarti “bukan diliburkan” tetapi konsepsinya adalah “belajar dari rumah” itu yang harus dipahamkan

terkait dengan perpanjangan yang sudah dilakukan dengan perpanjangan yang ketiga kali ini adalah perpanjangan dimulai tanggal 2 hingga 20 Mei 2020 ” ini belajar dari rumah bukan libur” .

jadi sesuai kalender akademik libur anak sekolah itu satu minggu sebelum lebaran kemarin dan 1 minggu setelah lebaran itu libur tidak ada proses pembelajaran sekarang ini tanggal 2 sampai dengan tanggal 20 juni ini adalah belajar dari rumah tetapi tanggal 2 dan 20 kegiatan utamanya itu sebenarnya sudah selesai pembelajaran kurikulum
selesai tinggal masa nilai akhir semester itu dimulai tanggal 4 juni 2020.

tanggal 4 itu penilaian akhir semester (PAS) atau ujian tetapi ujian sendiri Ini harus dipahami juga bahwa ujian Sesuai dengan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 tahun 2020 ujian itu dilaksanakan secara daring jika tidak memungkinkan secara daring, Ujian secara offline itu dilarang pada posisi ini jadi tatap muka dilarang jadi yang bisa dijinkan adalah ujian secara daring kalau ujian secara daring kemudian tidak bisa dilaksanakan.

maka penilaian itu didasarkan pada penugasan kemudian portofolio Nilai raport atau prestasi sebelum covid-19.

Mulai tanggal 4 Juni itu adalah jadwal penilaian akhir semester tetapi ada beberapa sekolah yang sudah mulai awal Karena dia perhari 1 mata pelajaran jadi dia minta maju.

Dan ada SMP 1 itu sudah mulai sekarang itu penilaian akhir semester pelaksanaan ada yang melakukan ujian, ada yang menilai penilaian akhir semester diambil dari nilai prestasi sebelumnya.

Seperti itu tergantung kondisi wilayah masing-masing anak didiknya di mana Kalau di dalam kota seperti ini mungkin efektif apa ujian secara daring tetapi di daerah-daerah seperti Krayan, lumbis sembakung dan seterusnya ini jadi persoalan kalau harus melakukan secara daring sehingga kita rekomendasikan silakan saja kalau misalkan sudah ada nilai selama semester terahir atau semester genap gurunya sudah memiliki nilai dan nilai itulah yang di gunakan.

Jadi konsepsinya belajar dari rumah Libur perpanjangan sampai dengan tanggal 20 ini itu sudah mengacu sudah mengadopsi dari kebijakan di atasnya termasuk kebijakan dari Kementrian satu dari BNPB masih diterapkan kita adalah zona merah otomatis pergerakannya terbatas.

Kemudian dari Kemendikbud sudah disebutkan di situ memang ada rekomendasi kalau membuka sekolah, ada beberapa langkah syarat lainya yang harus dipenuhi dengan termasuk misalkan sekolahnya juga harus dibersihkan dulu di desinfektan anak didiknya juga harus sehat, kalau batuk, pilek, dilarang masuk sekolah begitupun dengan gurunya.

Lanjud Widodo bahwa kabupaten nunukan ini terdiri dari 21 Kecamatan masih ditetapkan “zona merah” jadi otomatis.

makanya waktu kita membahas diperpanjang atau tidak kami bertahan pada posisi ini panjang saja, artinya kalau kita tidak perpanjang anak-anak harus masuk juga percuma guru tidak bisa masuk karena berada di zona merah.

Akhirnya kita perpanjang hingga tanggal 20Juni 2020, Batas tanggal 20 ini adalah masa libur sudah setelah tanggal 20 masa libur sekolah, jadi bukan belajar dari rumah tapi libur total.

karena Tanggal 20 itu nanti pembagian raport kenaikan kelas jadi Selama itu sampai bulan juni tanggal 27/06/2020, kita tunggu kebijakan dari Kementerian Pendidikan tanggal berapa bulan Juli akan dimulai itu sudah keluar kebijakannya.

Bahwa tahun ajaran baru dimulai Juli tapi proses pembelajarannya belum ditetapkan tanggal berapa dan metode nya seperti apa kata Widodo kepad Wartawan.

Saat ditanya mengenai penerimaan Peserta Didik Baru ?.

Lanjud Widodo bahwa penerimaan peserta didik baru (PPDB) kewenangan kita itu adalah SD dan SMP termasuk TK tapi TK itu yang punya kewenangan itu dari kabidnya sendiri.

Tetapi intinya TK dan SD dan SMP sesuai Mendikbud di tahun 2020 PPDB tahun 2020 ini diupayakan dilaksanakan sebisa mungkin dengan online artinya baruhnya itu menjaga jarak tadi kembali lagi kepada cara menjaga jarak apabila tidak memungkinkan maka bisa dilakukan secara offline akan tetapi mengedepankan protokol covid-19 harus tetap dilaksanakan salah satunya sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan kemudian menyiapkan hand sanitizer peserta atau siswa yang datang nanti harus mengunaka masker kemudian jadwal diatur supaya tidak terjadi Kerumunan.

Dinunukan sudah di keluarkan kebijakan bupati terkait PPDB yaitu peraturan bupati nomor 8 tahun 2020 itu tentang PPDB ini akan di mulai tanggal 22.

Amsal Yusuf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed