oleh

Kepala Desa Foly mengapresiasi Pemuda Asal Majiko Temukan Jejak Sejarah Peninggalan Perang Dunia II

-Nasional-13 views

Halmahera Timur- Salah seorang pemuda Asal Majiko pecinta sejarah Topan haya, yang bergelut di tengah hutan mencari Jejak sejarah peninggalan jepang selama 2 tahun lamanya berada di tengah Hutan.Karena semangat ia mengatakan bahwa saya berjuang demi generasi Halamahera Timur Bukan untuk saya.

Pak Topan Haya mengatakan bahwa Pada tahun 1942, saat Perang Dunia II berlangsung, Indonesia menjadi wilayah okupasi militer Kekaisaran Jepang. Selama aneksasi tersebut, Jepang memanfaatkan sumber daya alam Indonesia yang melimpah, khususnya minyak bumi, untuk memodali perang mereka melawan Pasukan Sekutu (Amerika Serikat) di Asia Pasifik. Tentara Kekaisaran Jepang dapat menduduki dan membangun basis hampir di seluruh wilayah barat hingga timur Indonesia. Salah satunya di wilayah  Halmahera.

Menurutnya pada 1944, Pulau Halmahera menjadi salah satu medan tempur antara Tentara Kekaisaran Jepang melawan Pasukan Sekutu. Saat itu, Pasukan Sekutu dari Australia datang menyerang basis militer Jepang yang berada di timur Indonesia. Dengan strategi lompat katak, Pasukan Sekutu menyerang basis militer Jepang di Pulau Papua dan sekitarnya. Tidak berapa lama, Pasukan Sekutu kemudian berhasil menghancurkan basis militer Jepang di Halmahera yang berkekuatan 200.000 personil, puluhan pesawat dan kapal tempur.

Perang sengit di Halmahera tersebut masih membekas hingga sekarang. Dengan ditemukannya bangkai-bangkai kapal dan pesawat tempur milik Tentara Kekaisaran Jepang.

Kepala Desa Foly Jufri Jadfar menyambut baik terhadap pemuda asal majiko ini yang suda berjuang mencari seluru peninggaln Jepang yang beraa di Halmahera Timur.

Pak kades Foly Jufri Jdfar mengatakan bahwa ini menjadi Perhatian peting bagi generasi Wasile Tengah, Umumnya Halmahera Timur. Karena semua peninggaln jepang Yang ada di musium Lolobata, ini mempunyai nilai sejarah dan yang harus di berdayakan oleh pemerintah sehingga itu manjadi pembekalan sejarah Bagi generasi Halamahera Timur.

yusri

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed