oleh

Wali Murid di Blitar, Keberatan Bila Anak Masuk Sekolah Pada New Normal

-Blitar-10 views

Blitar, Infobanua.co.id – Rencana Era New Normal di sektor pemdidikan wilayah Kota Blitar, akan diberlakukan pada bulan Juli mendatang.
Tapi beberapa wali murid masih merasa khawatir.

Para orang tua murid tetap menginginkan agar penerapan belajar di rumah selama masa pandemi virus covid-19.

Seperti diungkapkan salah satu wali murid asal Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Dia memang memiliki satu orang anak yang bersekolah di salah satu SD Sukorejo.

Dia mengaku khawatir dengan wacana penerapan new normal, mengingat siswa SD dan SMP secara emosional masih labil. Sehingga belum tentu bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus covid-19, saat berada di sekolah.

“Sebagai orang tua, kami waswas kalau anak masuk sekolah masih dalam pandemi covid-19,” katanya kepada awak media, saat di bertemu di salah satu sekolahan, Jum’at 05-06-2020.

Menurutnya, apakah siswa bisa menerapkan protokol kesehatan di sekolah, apa mereka tidak berbagi makanan dengan teman di sekolah.

“Lebih baik tetap belajar di rumah selama pandemi ini,” jlentrehnya.

Selanjutnya dia memohon agar Dinas Pendidikan perlu mengeavaluasi proses pembelajaran di rumah selama ini.

Sebab dalam proses belajar di rumah, guru juga harus aktif berkomunikasi dengan wali murid. Bukan dibiarkan saja, siswa hanya diberi tugas.

“Kalau seperti itu sekolah tidak tahu apa benar siswa mengerjakan tugas sendiri atau dikerjakan orang tuanya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Priyo Suhartono mengatakan bahwa, belum ada informasi resmi baik dari Kementerian maupun Pemprov Jawa Timur, terkait kapan para siswa masuk sekolah.

Tetapi, Dinas Pendidikan sudah menyiapkan SOP saat diberlakukan normal baru di pendidikan.

“Saat ini, kami hanya menyiapkan standar protokol kesehatan saat pemberlakuan normal baru di pendidikan. Tentang kapan siswa masuk kembali, kami belum berani menentukan,” jelas Priyo.

Menurutnya, pihaknya menunggu keputusan dari kementerian, provinsi, gugus tugas, dan kepala daerah.

Masih menurut Priyo, bahwa saat ini para siswa mulai dari PAUD, SD, TK, dan SMP di Kota Blitar masih mengikuti proses belajar di rumah sampai waktu yang tidak ditentukan.

Para siswa juga akan memasuki liburan pada tanggal 22 Juni 2020 sampai 13 Juli 2020.

“Surat edaran kami, para siswa belajar di rumah sampai waktu yang tidak ditentukan,” tegasnya.

Terkait pemberlakuan normal baru di pendidikan, kata Priyo, sekolah harus menyiapkan sarana prasarana penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Sekolah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, masker, dan jaga jarak.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga menyiapkan skema belajar untuk siswa jika normal baru benar-benar sudah diberlakukan di sekolah.

Salah satunya, jam belajar siswa hanya 4 jam tanpa istirahat. Normalnya, para siswa belajar selama 8 jam di sekolah.

Jumlah siswa yang masuk sekolah juga dibuat separuh-separuh dengan cara bergilir.

“Siswa masuk secara bergilir, seminggu masuk seminggu belajar di rumah. Itu untuk mengurangi jumlah rombel di kelas,” pungksnya. (Eko.B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed