oleh

Gubernur Jatim Puji Kampung Tangguh Desa Bolorejo Tulungagung

Tulungagung, Infobanua.co.id– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim meninjau Kampung Tangguh di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Minggu (7/6/2020)

Desa Bolorejo ini menjadi proyek percontohan Kampung Tangguh. Karena aksi percepatan penanganan Covid-19 sekaligus upaya edukasi kepada masyarakat sekitar berjalan baik dan kuat.

Desa Bolorejo ini semula terdapat 122 ODP, 3 PDP dan 2 terkonfirmasi positif, Kampung Tangguh Desa Bolorejo mampu membuktikan diri menjadi kawasan nol Covid-19.

Selain itu Desa Bolorejo merupakan satu-satunya Kampung Tangguh di Jawa Timur yang memiliki posko digital. Posko ini terhubung dengan pusat komando Pos Digital Astuti Kampung Tangguh Polres Tulungagung.

Masyarakat bisa melakukan pengaduan dan konsultasi selama 24 jam. Kehadiran posko disinyalir mampu memutus tali birokrasi yang panjang sehingga penanganan ketika terjadi masalah lebih cepat.

“Posko Digital Astuti ini luar biasa. Ini akan menjadi salah satu referensi Kampung Tangguh,” puji Khofifah

Tidak itu saja, ada informasi darurat yang  bisa diakses oleh masyarakat saat keadaan darurat. Masyarakat sekitar mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Kampung Tangguh Semeru.

“Kecanggihan dari fasilitas keamanan menurut saya elemen-elemennya sudah jadi.Tolong solidaritas masyarakat dijaga. Ini akan menjadi role model lagi dan inovasi positif di tengah pandemi,” tandasnya.

Selain itu, Kampung Tangguh juga dilengkapi bank sampah, ruang isolasi, posko kesehatan, posko siaga bencana, screening room, ketahanan pangan kolam lele, dapur umum, rumah singgah bagi warga dari luar kota yang berkunjung di desa tersebut hingga pos pemulasaraan jenazah dan gali kubur.

“Pertahankan ya,” pinta Gubernur Khofifah saat berkeliling meninjau layanan di Kampung Tangguh.

Diketahui, Desa Bolorejo menjadi pilot project Kampung Tangguh Semeru karena warga sekitar dan perangkat desa sangat peduli. Berkat Kampung Tangguh Semeru pula, warga yang terpapar Covid-19 menjadi sembuh semua.

Gubernur Khofifah memberikan apresiasi atas keberadaan Kampung Tangguh Semeru Desa Bolorejo ini. Bahkan gubernur menginstruksikan agar posko digital ikut dalam program inovasi.

“Nanti ini bisa diikutkan inovasi,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menjelaskan jika di kabupaten Tulungagung terdapat 20 Kampung Tangguh yang tersebar di 19 Kecamatan. Bahkan ada yang satu kecamatan memiliki  2 Kampung Tangguh.

“Kampung Tangguh merupakan kerjasama dari tiga pilar dan seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk memutus mata rantai Covid-19 di Tulungagung,” ungkap Maryoto.

penulis : Sarno

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed