oleh

KPU Kota Blitar, Usulkan Tambahan Anggaran Rp.4,5 Miliar

-Blitar-7 views

Blitar, Infobanua.co.id – Untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19, jika Pilwali Blitar 2020 digelar pada 09 Desember 2020 nanti, maka KPU Kota Blitar mengusulkan tambahan anggaran pelaksanaan Pilwali Kota Blitar 2020 ke Pemkot Blitar sebesar Rp 4,5 miliar.

Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, mengatakan bahwa, mengusulkan tambahan anggaran untuk Pilwali dua kali.
Pertama, KPU mengusulkan penambahan anggaran pilwali ke KPU RI sebesar Rp 5,8 miliar.

Kemudian KPU juga mengusulkan tambahan anggaran pilwali ke Pemkot Blitar sebesar Rp 4,5 miliar.

Usulan penambahan anggaran ke Pemkot Blitar itu dilakukan setelah ada rakor antara KPU dan Kemendagri.

“Dalam rakor itu, Kemendagri meminta agar KPU untuk mengusulkan penambahan anggaran ke pemerintah daerah,” kata Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Senin 08-06-2020.

Menurut Choirul bahwa, nilai penambahan anggaran Rp 4,5 miliar yang diusulkan ke Pemkot Blitar itu sudah melalui rasionalisasi dari nilai tambahan anggaran yang diusulkan ke KPU RI sebesar Rp 5,8 miliar.

“Setelah dicermati, kami rasionalisasi, mana yang efektif, efisien, dan logis akhirnya kami ketemu angka Rp 4,5 miliar yang kami usulkan ke Pemkot Blitar. Anggaran itu khusus untuk penerapan protokol pencegahan covid-19 saat pelaksanaan Pilwali,” jlentrehnya.

Masih menurut dia bahwa, usulan penambahan anggaran itu sudah disampaikan ke Pemkot Blitar, tapi belum ada pembahasan bersama. KPU juga terbuka terkait usulan penambahan anggaran Pilwali ke Pemkot Blitar itu.

Nantinya KPU juga menerima jika Pemkot Blitar yang menyiapkan semua keperluan untuk protokol pencegahan covid-19 saat pelaksanaan Pilwali 2020. Pemkot Blitar yang melakukan pengadaan barang-barang seperti masker, hand sanitizer, dan disinfektan.

“Kami justru senang kalau Pemkot Blitar yang menyiapkan barang-barangnya. Karena waktu pelaksanaan Pilwali sudah mepet, kami juga belum tahu harga pasar barang-barang itu,” jelas Choirul.

Terkait anggaran awal Pilwali Blitar 2020, juga sudah dilakukan efisiensi berdasarkan instruksi dari KPU RI. KPU Kota Blitar melakukan efisiensi anggaran awal sekitar Rp 1 miliar.  Dari total Rp 16 miliar, setelah dilakukan efisiensi sekarang tinggal Rp 15 miliar.

“Anggaran awal yang kami efisiensi paling banyak untuk perjalanan dinas. Karena kondisi pandemi, perjalanan dinas tidak bisa dilaksanakan. Rapat-rapat digelar melalui virtual. Selain perjalanan dinas, anggaran kegiatan kampanye juga kami efisiensi,” pungkas Choirul. (Eko.B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed