oleh

Untuk Perlancar Komunikasi, Diskominfotik Kota Blitar, Teruskan Pembangunan Jaringan Fiber optik

-Blitar-3 views

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, dalam hal ini Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik ( Diskominfotik ) Kota Blitar, di era new normal tetap melanjutkan pembangunan jaringan fiber optik tahap dua.

Jaringan fiber optik dinilai perlu untuk mendukung kegiatan instansi saat memasuki new normal, di masa pandemi virus covid-19.

Kepala Diskominfotik Kota Blitar, M. Aminurchollis, mengatakan bahwa, pembangunan jaringan fiber optik tahun ini fokus untuk Sekolah Dasar (SD), sebanyak 48 titik.

“Tahun lalu, kami memasang 131 titik jaringan fiber optik di kantor OPD dan lembaga pendukung. Untuk tahun ini, fokus pemasangan di SD, rencananya ada 48 titik,” kata Chollis, sapaan M.Aminurchollis, kepada awak media, Senin 08-06-2020.

Menurut Cholis, sebenarnya, anggaran di Diskominfotik juga terkena pemangkasan saat ada realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19.

Tetapi, Diskominfotik tetap mempertahankan anggaran untuk pembangunan jaringan fiber optik tahap dua.

“Anggaran beberapa kegiatan lain di Diskominfotik juga terkena realokasi dan refocusing untuk penanganan covid-19. Tapi, khusus anggaran pembangunan jaringan fiber optik kami pertahankan agar pekerjaan tetap bisa dilaksanakan tahun ini,” jlentrehnya.

Masih menurut dia bahwa, Diskominfotik mengalokasikan anggaran Rp 1,5 miliar untuk pembangunan jaringan fiber optik tahap dua. Anggaran itu untuk memasang jaringan fiber optik di 48 SD di Kota Blitar.

“Pembangunan jaringan fiber optik ini perlu untuk mendukung kegiatan instansi saat normal baru di masa pandemi covid-19. Karena jaringan fiber optik memperlancar kegiatan rapat melalui video conference untuk mengurangi tatap muka langsung. Selain itu juga bisa menghemat biaya internet,” jelas Cholis.

Lebih lanjut Cholis menjelaskan bahwa, untuk rencana pemasangan 1.500 titik CCTV di lingkungan pada tahun ini harus berkurang banyak, sebab anggaran pemasangan CCTV lingkungan dipangkas untuk penanganan covid-19.

“Tahun ini tetap ada pemasangan CCTV lingkungan, tapi jumlahnya tidak banyak, hanya sekitar 100 titik. Anggarannya terkena realokasi dan refocusing untuk penanganan vovid-19,” pungkasnya. (Eko.B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed