oleh

Tak Memenuhi Protokol Covid 19, PT. MSL Akhirnya Pulangkan 72 OrangTenaga Kerja asal medan

Pesisir Selatan, Infobanua.co.id – Kabag Humas dan Protokoler Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rinaldi mengungkapkan, sebanyak 72 orang tenaga kerja PT. MSL dipulangkan karena tidak mematuhi protokoler penanganan Covid-19.

“72 orang tenaga kerja itu berasal dari Medan, Sumatera Utara, yang akan dipekerjakan di PT Muara Sawit Lestari (MSL) dalam kegiatan pembangunan konstruksi pabrik sawit di Lunang,” sebutnya, Selasa (9/6/2020) di painan.

Sebelumnya pihak PT. MSL mendatangkan sebanyak 78 orang tenaga yang ditempatkan di Lunang.

Namun setelah diketahui pihak Kecamatan, seluruh tenaga kerja itu tidak dilengkapi dengan surat hasil tes Covid-19, baik rapid tes maupun tes swab.

Selain tidak memiliki beberapa syarat protokoler Covid-19, mereka juga tidak memiliki surat penempatan tenaga kerja dari Dinas Tenaga kerja Provinsi Sumatera Utara dan surat penempatan dan penerimaan tenaga kerja.

Setelah mengetahui hal itu ucap Rinaldi, pihak gugus tugas kecamatan bersama Forkopimca melaksanakan skrining dan tracking perjalanan tenaga kerja PT. MSL dari Medan hingga sampai di Kecamatan Lunang, dan meminta untuk melakukan rapid tes dan swab tes.

“Tetapi, pihak perusahaan tidak menjalani rapid tes dan tes swab. Namun, pihak perusahaan lebih memilih mengembalikan 72 orang tenaga kerjanya ke Medan,”ujarnya

Sementara berdasarkan informasi dari Camat Lunang Lyonica Ventira menyampaikan, 72 orang itu dipulangkan kemarin Senin (8/6/2020)

“Untuk itu, Camat Lunang bersama Forkopimca langsung mencek kebenaran, terkait dipulangkannya tenaga kerja itu, berdasarkan laporan pihak perusahaan PT. MSL, tiba dilokasi pabrik. Memang benar mereka sudah dipulangkan,” ujarnya lagi.

Atas hal tersebut, kata camat, pihak gugus tugas kecamatan bersama Forkopimca melaksanakan skrining dan tracking perjalanan tenaga kerja PT. MSL dari Medan hingga sampai di Kecamatan Lunang.

Kendati demikian, Dari hasil kegiatan tersebut disimpulkan 5 harus dilakukan uji swab dan 73 dilakukan rapid tes.

Namun pihak perusahaan memilih mengembalikan tenaga kerja tersebut ke Medan dan tidak melaksanakan tes covid 19

Sementara enam orang masih bertahan segera dilakukan rapid tes di Rumah Sakit M.Zein Painan

Rinaldi mengimbau seluruh masyarakat dan perusahaan serta pendatang yang ingin datang ke Pessel, untuk mematuhi protokoler penanganan Covid-19.

“Warga diluar Pessel, baik pendatang pergi berwisata bekerja di perusahaan dan lainnya. Wajib memiliki surat keterangan dari dinas kesehatan, bahwa tidak terkonfirmasi Covid-19,” tutupnya.

*Robi

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed