oleh

Bupati Nur Arifin Dukung Upaya Polres Trenggalek Tumbuhkan Toleransi Bermasyarakat dengan Mengoptimalisasi FKPM

Trenggalek, Infobanua.co.id – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mendukung upaya Polres Trenggalek yang ingin menumbuhkan toleransi bermasyarakat dengan mengoptimalisasi Forum Komunikasi Polri dan Masyarakat (FKPM) di Trenggalek.

Menurut Nur Arifin, dengan tumbuh kembangnya toleransi maka perselisihan antar golongan, antar elemen masyarakat bisa dicegah.

“Mewujudkan keamanan dan ketertiban memang perlu mengedepankan musyawarah mufakat,” ungkap Nur Arifin, Kamis (11/6/2020).

“Perselisihan tidak harus semuanya dibawa ke ranah hukum, bila bisa dibicarakan lebih dahulu kenapa tidak dilakukan, sebelum semuanya dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” sambung Nur Arifin.

Kondisi saat ini sangat rentan, bisa saja timbul banyak kerawanan, sehingga optimalisasi FKPM ini menjadi sangat penting dan patut kita dukung untuk menjaga Kabupaten Trenggalek yang aman,tertib dan damai.

Disampaikan juga oleh Bupati muda ini mengenai perkembangan Covid-19 di Trenggalek.

” Patut di syukuri saat ini, kabupaten Trenggalek termasuk ke dalam zona kuning Jawa Timur. Meskipun ada 14 pasien yang terkonfirmasi postif, namun kasus Covid-19 di tempat kita ini cenderung terkendali,” terangnya.

Hal tersebut dikarena tidak ada peningkatan kasus dari PDP menjadi positif, tidak ada pelonjakan pasien yang signifikan, banyak kasus yang sembuh, tidak ada kasus kematian pasien positif dan tidak terjadi over kapasitas pada fasilitas kesehatan kita.

Selain itu menurut suami Novita Hardini ini, keberadaan FKPM juga memiliki peran penting untuk menyambut era new normal nanti. dihidupkannya FKPM tentunya akan sangat membantu kerja pemerintah.

New normal bukan berarti semunya semakin longgar melainkan masyarakat justru harus meningkatkan kewaspadaan sampai vaksin virus ini ditemukan.

” Himbauan para tokoh masyarakat, para ulama akan sangat  membantu pemerintah meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Bila masyarakat tidak patuh, bisa saja terjadi gelombang penyebaran baru,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring menuturkan bawasannya FKPM sendiri sudah dibentuk sejak tahun 2008 lalu, namun kiprahnya kurang terlihat.

Lanjut AKBP Doni, Sehingga semenjak dirinya menjabat 10 hari menjadi Kapolres Trenggalek, Pamen Polri ini ingin mengoptimalisasi fungsi forum tersebut.

“Keberadaan FKPM dapat menumbuhkan toleransi dan menghindari perselisihan di tengah masyarakat,”ucap AKBP Doni

Dengan dioptimalisasikannya fungsi FKPM, Pamen Polri dengan 2 melati dipundaknya tersebut ingin keamanan dan ketertiban masyarakat dapat tumbuh dengan baik, sehingga masyarakat bisa hidup berdampingan dengan penuh kedamaian.

Niat besar ini juga mendapatkan dukungan dari Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Letkol Inf. Dodik Novianto. Menurutnya niatan baik ini perlu didukung. Tentunya ini tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga diperlukan dukungan oleh semua pihak yang ada.

Dukungan lain juga datang dari kalangan ulama, seperti KH. Maksum, yang juga mendukung sepenuhnya upaya Kapolres Trenggalek tersebut. Karena menurutnya hubungan sesama manusia juga sangat penting untuk menjaga kedamaian.

penulis : Sarno

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed