Hj Nursan : Lokasi Pembangunan Puskesmas Dialihkan Tanpa Persetujuan DPRD

oleh -3 views

Lapri di duga menyalahi aturan

Sebatik, Infobanua.co.id – Legislator dari daerah pemilihan (Dapil) II Sebatik Hj. Nursan menyesalkan sikap Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara yang telah mengalihkan lokasi pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Lapri ke Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara. Hal tersebut terungkat saat kedua Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Hj.Nursan dan Hj. Nadia melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan tersebut, Selasa (09/06).

Menurut politisi Partai besutan Prabowo ini pengalihan lokasi pembangunan Puskesmas/PKM yang sebelumnya diusulkan di Desa Lapri diduga telah menyalahi aturan karena tanpa melalui persetujuan DPRD Kabupaten Nunukan. Akibatnya, pembangunan tersebut dinilai hanya pemborosan anggaran.

“SKPD atau PPTK Dinas terkait tidak ada menyampaikan ke DPRD terkait pengalihan lokasi pembangunan PKM tersebut”, Ujarnya.

Dua srikandi Hj. Nursan politisi asal Gerindra dan Hj. Nadia politisi asal Demokrat keduanya dari Dapil II Sebatik, menyayangkan pembangunan PKM di Deseberang tidak sesuai dengan harapan.

“Pembangunan PKM di Desa Seberang bukan kami mempermasalahkan soal pembangunannya melainkan masalah perubahan lokasinya yang diduga telah menyalahi aturan”, pungkas mantan Wakil Ketua DPRD Nunukan tersebut.

Dikatakan, seharusnya pengalihan lokasi pembangunan PKM melalui pembahasan terlebih dahulu bersama DPRD untuk mendapatkan persetujuan sehingga tidak ada yang menyalahi aturan.

“Persoalan lainnya adalah masalah risab tanah negara antar kedua negara Indonesia – Malaysia yang hanya 40 meter dari batas tanah negara dan ini sangat rawan”, tandasnya.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat pihaknya bukan ingin menghambat apalagi untuk menghalangi jalannya pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah, namun ada hal-hal penting lainnya yang harus dipertimbangkan.

“Selama ini APBD kita mengalami defisit tetapi kenapa malah menghamburkan uang sedangkan Puskesmas Desa Lapri yang dibangun hanya perlu perbaikan fasilitas dan sarana penunjang lainnya”, ungkap politisi yang dikenal vokal ini.

Hasil peninjauan di lapangan reporter Infobanua.co.id melihat di papan proyek ada ketidaksesuaian antara peruntukan pembangunan dengan lokasi proyek. Pada papan proyek pembangunan Puskesmas untuk Desa Lapri sementara pelaksanaan dilapangan dibangun di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara.

“Kalau kita mengacu pada aturan pengadaan barang dan jasa berdasarkan Perpres Nomor 40 tahun 2019 sudah menyalahi aturan dan ketentuan yang berlaku karena tidak sesuai dengan peruntukannya”,. Ujar Hj. Nursan, SH. (lip/ww)

Rep : Sahabuddin

Red/Editor : Agus Tomadio

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.