oleh

Bnn Nunukan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkotika Di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan

Nunukan, infobanua.co.id – Sosialisasi tentang bahaya Narkotika apalagi Nunukan dikenal secara Nasional sebagai Jalur dan Pelintasan narkoba tingkat internasional dari malaysia masuk indonesia melalui Jalur illegal pintuk pulau Sebatik karena berbatasan Darat dan Laut hanya dibatasi Patok Perbatasan.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan Gandeng Badan Narkoba Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan Sosialisasikan Bahaya Narkoba.

Menindaklanjuti surat edaran dari Menteri Hukum dan HAM tentang pelaksanaan P4GN di lingkungan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagai wujud implementasi Inpres nomor 2 tahun 2020.

Maka Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan menyelenggarakan Sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Acara Dilaksanakan pada hari Jumat (12/6) pada pukul 15.00 bertempat di Aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan dan dihadiri oleh 39 pegawai maupun Tenaga Honorer.

Hanton Huzali.SH.MH kepala Imigrasi Kelas II TPI Nunukan membuka dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan.

Hanton Huzali.SH MH Berpesan supaya seluruh anggota dan Jajaran Keimigrasian Nunukan jangan sekali kali mencoba seharusnya bapak Ibu waspada dan untuk menjauhi narkoba, “sayangi diri anda, keluarga anda dan pekerjaan anda serta jadilah panutan kepada masyarakat luas.
bahwa kita semua disini bersih narkoba”. Ujar Pak Hanton

Sosialisasi dilanjutkan oleh Kompol H.La Muati SH.MH Kepala Badan Narkoba Nasional kabupaten nunukan dengan sosialisasi oleh Kepala Badan narkotika Nasional Kabupaten Nunukan dengan tema.

“Dampak Buruk Narkoba”.

Materi yang disampikan meliputi , kondisi Indonesia darurat narkoba, letak geografis nunukan sebagai perbatasan negeri yang dimanfaatkan jaringan narkotika internasional.

Pengenalan dasar narkoba, modus operandi penyelundupan narkotika di Indonesia, anatomi kejahatan narkotika, bahaya narkotika bagi kesehatan & kehidupan, aspek hukum terhadap tindak kejahatan narkotika dan penanganan penyalahguna narkotika melalui rehabilitasi.

“Jangan main-main dengan narkotika, karena jika sudah terjerat maka akan susah untuk keluar. Pintu kematian selalu terbuka lebar, bisa karena over dosis atau salah tolong bagi pecandu, dieksekusi aparat atau hukuman mati bagi pelaku tindak kejahatan narkotika, bahkan dieksekusi oleh temannya sendiri karena dianggap berhianat” ujar kompol H.La Muati.

Kegiatan berjalan dengan lancar serta dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan sebelum kegiatan.

Amsal Yusuf

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed