oleh

Tapin Termasuk Zona Merah Covid-19, Polres Tapin Bangun KTB Disiplinkan Masyarakat

RANTAU,- Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan termasuk zona merah penyebaran wabah Corona Covid-19. Polres Tapin bergerak langsung akan membentuk Kampung Tangguh Banua (KTB) di wilayah hukumnya.

Gurbenur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor menyatakan bahwa 13 Kabupaten/Kota di wilayah Kalimantan Selatan kini semuanya menjadi zona merah penyebaran virus Corona Covid-19. Hal ini karena masyarakat belum disiplin pada ilmu, contohnya seperti masih ada yang tidak mengenakan masker, menjaga jarak hingga menganggap keberadaan virus ini biasa saja.

Polres Tapin dan jajaran Polda Kalimantan Selatan dan Polres Se Banua Enam telah mengikuti rapat melalui video converensi yang diselenggarakan pada Jum’at (13/6) sekitar pukul 16:00 Wita petang kemarin.

Kapolres Tapin, AKBP.Eko Hadi Prayitno,SIK mengatakan, “Kampung Tangguh Banua (KTB) yang akan dibangun ini merupakan arahan dari Sekretaris Daerah Propinsi Kalimantan Selatan, Karoops, dan Dir Samapta. Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai dari penyebaran virus Corona Covid-19,”katanya.

Terbentuknya Kampung Tangguh Banua ini dinilai bakal bermanfaat bagi masyarakat di wilayahnya yang sudah masuk zona merah wabah Corona Covid-19 ini. Karena Kampung Tangguh Banua ini merupakan wujud dari upaya aparat hukum birokrasi Polres Tapin mendisiplinkan warga masyarakat untuk selalu mengingatkan tingkat kesadaran terhadap keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Polres Tapin giat awal akan membentuk satu Kecamatan satu KTB, mulai Senin nanti sudah akan dilaksanakan survei oleh Tim Gabungan Polda Kalsel dan pimpinan Daerah Kalsel. Semoga dengan KTB akan mempercepat pemulihan pandemi Covid-19 dan pemulihan sektor lainnya yang terdampak,”pungkasnya.

Reporter Nasrullah

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed