oleh

Tiga SMPN di Kota Blitar, Belum Memenuhi Pagu Maksimal PPDB Tahun Ajaran 2020/2021

-Blitar-14 views

Blitar, Infobanua.co.id – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar sudah menutup pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP.

Mesmipun tiga sekolah belum memenuhi pagu maksimal dalam PPDB jalur zonasi atau online tingkat SMP tahun ajaran 2020/2021 di Kota Blitar.

“PPDB online SMP sudah final. Kami sudah umumkan hasilnya pada Jumat lalu. Meskipun masih ada tiga sekolah yang belum memenuhi pagu maksimal,” kata Didit Rahman Hidayat, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar kepada, awak media, Minggu 14-06-2020.

Menurut Didit bahwa, tiga sekolah yang belum memenuhi pagu maksimal, yaitu, SMPN 5, SMPN 6, dan SMPN 7.

Jumlah kekurangan siswa di tiga sekolah itu sebanyak 109 siswa.

“Pendaftaran sudah kami tutup, tapi khusus tiga sekolah itu masih bisa menerima siswa sampai tahun ajaran baru dimulai. Kami prioritaskan untuk siswa asal Kota Blitar yang belum dapat sekolah,” jlentrehnya.

Masih menurut Didit, bahwa pagu yang dibutuhkan untuk sembilan SMP negeri di Kota Blitar sebanyak 2.560 siswa.

Sedang jumlah pendaftar di PPDB tingkat SMP tahun ajaran 2020/2021 di Kota Blitar sebanyak 2.386 siswa.

Kekurangan pagu dalam pendaftaran PPDB SMP ini bukan karena dampak pandemi covid-19. Tapi kekurangan pagu juga terjadi dalam pendaftaran PPDB SMP tahun ajaran sebelumnya.

“Tahun ajaran lalu juga tidak terpenuhi pagu maksimal. Untuk SMPN 5 dan SMPN 6 ini memang sering tidak terpenuhi pagu maksimal, karena lokasinya berdekatan. Dua sekolah itu saling berebut siswa,” ungkapnya.

Lebih lannut Didit menerangkan bahwa, setelah pengumuman, para siswa yang diterima akan melakukan daftar ulang di masing-masing sekolah mulai Senin 15-06-2020 besuk, sampai Rabu 17-06-2020, mendatang.

Proses daftar ulang bisa dilakukan secara online lewat WhatsApp masing-masing operator sekolah.

“Karena masih masa pandemi covid-19, proses daftar ulang bisa lewat nomor WA operator sekolah. Wali murid dan siswa tidak perlu datang ke sekolah. Nanti dipandu operator melalui nomor WA,” terangnya.

Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa, sesuai surat dari Kemendikbud, tahun ajaran baru tetap akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Tetapi, terkait siswa mulai masuk sekolah kapan, dia masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Kemendikbud.

“Tahun ajaran baru tetap dimulai 13 Juli 2020, tapi siswa belum tentu masuk sekolah. Masuknya, masih menunggu informasi lagi. Misalkan Kemendikbud menyerahkan ke daerah, kami juga tetap harus koordinasi dulu dengan Gugus Tugas,” pungkasnya.

Sementara Wakil Kepala SMPN 7 Kota Blitar, Bagian Humas dan Sarpras, Sukoyo mengatakan bahwa, akan mengikuti kebijakan dari Dinas Pendidikan terkait pemenuhan pagu maksimal di sekolahnya.

Menurutnya, pagu maksimal di SMPN 7 sebanyak 288 siswa. Sedang pagu minimalnya sebanyak 180 siswa.

“Jumlah pendaftar yang lolos seleksi PPDB di SMPN 7 sebanyak 255 siswa. Kami tetap akan melaksanakan kebijakan dari Dinas Pendidikan untuk pemenuhan pagu maksimal,” jlentreh Sukoyo.

Untuk diketahui, ada empat jalur dalam pendaftaran PPDB tingkat SMP tahun ajaran 2020/2021 di Kota Blitar, yaitu, jalur zonasi, jalur prestasi, jalur afirmasi (siswa miskin), dan jalur pindah tugas orang tua.

Persentase kuota pagu yang dibutuhkan tiap jalur juga berbeda.

Kuota paling banyak jalur zonasi yaitu 70 porsen, jalur afirmasi 15 porsen, jalur prestasi 10 porsen, dan jalur pindah tugas orang tua 5 porsen. (Eko.B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed