oleh

Lahan Sengketa, Masa Aksi Gelar Penutupan Paksa

-KALTIM-14 views

BERAU – Sejumlah masa aksi yang tergabung dalam Kelompok Tani Peramba Berau, warnai penutupan paksa akses klaim lokasi penambangan lahan kebun seluas 150 hektar.

Masa aksi tersebut, menuntut agar perusahaan tambang batu bara diduga milik Pt Berau Coal segerah menyelesaikan lahan sengketa kebun, yang sudah disulap menjadi pertambangan batu bara.

“Ya, kami terpaksa lalukan itu, agar pihak tersebut dapat merespon tuntutan kami,” tegas Ramli, selaku ketua Kelompok Tani Peramba, kepada Jurnalis IB, di lokasi lahan kebun, Sei Bedungun, Keluarahan Bedungun Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, minggu 14 Juni 2020.

Dipihak Berau Coal Ramli menilai, setiap mengelar mediasi bersama, juga pihak terkait lainnya, namun disaat bersamaan turun kelapangan untuk memastikan data lahan itu nampak tidak membuktikan lahan pemilik sah diduga milik pt berau coal.

“Penambangan diloakasi ini, wajib di hentikan. Jika kalau ingin menambang di lokasi, harus ada penyelesaian, jika tidak, unjuk rasa terus akan di gelar,” ujarnya.

Meski demikian, Kelompok Tani Peramba berharap ada perhatian dari pihak perusahaan. Sebab lahan masyarakat Kelompok Tani Peramba yang legal dan sesuai legalitas surat garapan kepemilikan sah atas hak penguasaan lahan di lokasi ini.

“Kami jenuh tidak ada hasil, pastinya lahan milik kami akan menutup paksa dengan cara dipagar,” kesalnya.

Penulis: Shul.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed