oleh

Lapas Blitar, Kembali Menerima Tahanan Baru

Blitar, Infobanua.co.id – Sesuai Surat Edaran (SE) dari Kemenkum HAM yang baru, tahanan yang sudah divonis inkrah boleh diterima di lapas, namun dengan catatan harus menjalani rapid tes dan swab tenggorokan.

Dengan dasar Surat Edaran tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Blitar kembali menerima tahanan baru, dengan catatan kasusnya sudah inkrah, serta tahanan sudah menjalani rapid test dan swab tenggorokan.

Kasi Bimbingan Narapidana, Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas 2B Blitar, Wahyu Tetuka mengatakan bahwa, sesuai surat edaran dari Kemenkum HAM yang baru, tahanan yang sudah divonis inkrah boleh diterima di lapas, namun dengan catatan harus menjalani rapid tes dan swab tenggorokan.

“Meskipun sudah menjalani tes, narapidana atau warga binaan tidak bisa langsung masuk ke lapas dan harus melakukan isolasi selama 14 hari di bilik isolasi yang sudah disiapkan,” kata Kasi Bimbingan Narapidana, Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas 2B Blitar, Wahyu Tetuka, kepada awak media, Jum’at 19-06-2020.

Menurut Wahyu, bahwa sebelumnya, Lapas Kelas 2B Blitar sudah tidak jlagi menerima tahanan baru dari jaksa sejak ada pandemi virus covid-19. Aturan itu sesuai dengan surat edaran dari Kemenkum HAM.

Karena terbatasnya jumlah alat rapid test, sehingga tidak semua warga binaan melakukan rapid test. Lapas Kelas 2B Blitar hanya mendapatkan bagian untuk 20 orang saja untuk melakukan rapid test, sedangkan jumlah warga binaan dan karyawan di Lapas Blitar lebih dari 432 orang.

“Sehingga yang mendapatkan bagian untuk mengikuti rapid test hanya 10 orang karyawan dan 10 orang warga binaan lapas. Meskipun tidak mengikuti rapid test semua, kami pastikan, semua warga binaan di Lapas Blitar dalam kondisi sehat karena sejak pandemi covid-19, lapas sudah menghentikan jam berkunjung untuk para napi,” jlenytehnya. (Eko.B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed