oleh

Masjid Di Tapin Mulai Buka Kembali Kegiatan Sholat Jum’at

RANTAU,- Masjid-masjid di Kabupaten Tapin mulai membuka kembali kegiatan peribadatannya yang melibatkan jamaah banyak seperti pelaksanaan sholat jum’at hari ini dengan syarat mentaati protokol kesehatan.

Jajaran Kodim 1010 Rantau bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tapin melaksanakan penegakan disiplin kesehatan Covid-19 terhadap masyarakat terutama para jamaah yang akan melaksanakan ibadah sholat Jum’at di masjid Humasa Rantau, Jum’at (19/6) siang tadi.

Kondisi sholat Jum’at di Masjid Humasa Rantau terpantau sudah mentaati protokol kesehatan, bahkan pada Jum’at ini meningkat seperti di pintu gerbang masjid setiap jamaah dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu satu persatu dengan alat pengukur tubuh oleh anggota TNI-Polri. Selanjutnya, para jamaah memasuki masjid diberikan hand sanitizer oleh pengurus masjid hingga membatasi jarak barisan shaf sholat antara jamaah dengan jamaah lainnya dan menggunakan masker.

Pantauan infobanua.co.id pria muslim yang melaksanakan sholat Jumat berjamaah di masjid itu mulai banyak hingga barisan shaf sampai ke tempat pewudhuan. Diantara pria muslim yang ikut sholat yaitu Dandim1010 Rantau, Let.Inf.Rio Neswan, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, H.Mahyudin beserta anggotanya, Direktur RSUD.Datu Sanggul Rantau, Dr.Milhan, S.OG terlihat juga ikut dalam barisan shaf dengan para jamaah.

Dandim1010 Rantau, Let.Inf.Rio Neswan mengatakan bahwa pada Jum’at hari ini kita melaksanakan penegakan disiplin kesehatan Covid-19 di masjid-masjid.

“Hasil rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 menyatakan sudah memperbolehkan masjid membuka kembali aktifitas peribadatannya. Namun dengan syarat diwajibkan mematuhi prosedur kesehatan,”katanya.

Oleh karena itu, lanjut Dandim, kita dampingi hari ini bersama petugas kepolisian, satpol PP, dan pengurus masjid agar protokol kesehatan ini bisa dilaksanakan. Seperti di depan pintu gerbang ada petugas yang mengecek suhu badan, mengecek penggunaan masker, dan tempat sholat sudah diatur dengan diberikan tanda.

“Hampir 90 persen sudah para jamaah menggunakan masker.Meskipun ada beberapa orang tadi yang tidak menggunakan masker, lalu kita beri sambil sampaikan bahwa kedepannya nanti hendaknya menggunakan masker,”katanya.

“Selain itu juga nanti kita akan konsent dengan pengurus masjid perihal penempatan diri untuk sholat yang sudah diatur dengan tanda,”pungkasnya.

Reporter Nasrullah

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed