oleh

Dana Afirmasi Jadi Hering DPRD Memanggil Dinas Kesehatan Menjelaskan Kegiatan Relokasi Puskesmas Lapri Ke Desa Sebrang Sebatik Utara.

Nunukan – Rapat dengar Pendapat (RDP) berlangsung diruang Ambalat DPRD yang dipimpin lanhaung oleh Hj.Leppa Ketua DPRD didampingi Burhanuddin Wakil Ketua DPRD dan M.Saleh SE. Ketua Komisi III DPRD Nunukan.

terkait penjelasan Dinas Kesehatan terhadap kegiatan Relokasi Puskesmas Lapri Ke desa Sebrang sebatik Utara kabupaten nunukan provinsi kalimantan utara.

Menurut Hj.Miskia jabatan Sekertaria Dinas kesehatan kabupaten nukan baik saya jelaskan kronologis dari perencanaan yang kami ceritakan sebenarnya Dana Afirmasi ini kita sudah terima tiga tahun berturut-turut.

Dana Afirmasi ini memang untuk daerah terluar perbatasan dan kepulauan salah satunya Sebatik karena merupakan satu perhatian khusus dari pusat dari hampir semua Kementerian kebetulan di tahun 2017 kita mendapatkan Dana Afirmasi itu 7 puskesmas dapat karena nunukan satu daerah perbatasan

Terus tahun 2018 kita dapat Anggaran Dana Agirmasi 1 untuk daerah nunukan dan di tahun 2020 ini kita dapat Dana Afirmasi lagi 1 khusus untuk Lapri karena pertimbangan dari pusat di Sebatik sudah semua mendapatkan dana DAK terkecuali dana Puskesmas Lapri.

dan kebetulan ada dari instruksi Dirjen Kementerian kita harus membangun Puskesmas di perbatasan dengan “tipe prototipe” yang kita bangun Terus waktu kami dikasih 2017 anggaran itu harus membangun prototipe tapi karena apa prototipe nya lambat Keluar akhirnya kita ajukan Rehab mereka masih toleransi dan itu pun selesai kita kena tegur, karena tidak sesuai dengan prototipe yang ada dari Pusat.

Tapi karena kita tidak ada lahan akhirnya Puskesmas yang ada kita rehab tapi di tahun 2019-2020 ini mereka tidak mau sama sekali Ada Rehab.

Makanya Puskesmas Lapri itu tidak dapat anggaran Rehap mereka mau ada bangunan murni prototipe yang memang sudah di Pokuskan tempatnya kita kebetulan lapri Ini tahun 2020 sudah masuk SK dari bapak Presiden termasuk salah satu lokus untuk dana pembangunan Puskesmas Lapri khusus Afirmasi
Jadi kebutuhan kita dapat dinunukan.

kalau tahun 2020 se indonesia Hanya Kabupaten Nunukan dan salah satu Kabupaten di Papua Barat.

Tahun ini 2020 Kabupaten Malinau tidak dapat ini saya ajelaskan agar para Anggota Dewan yang terhormar paham dan Mengerti kita sangat bersyukur hanya Kabupaten nunukan yang dapat.

Karena Memang Kabupaten unukan menjadi Perhatian khusus Pusat, tapi dengan syarat kita harus membangun “tipe prototipe”.

kebetulan itu hari kami ajukan Rehab ternyata mereka tidak mau jika Rehab karena mereka memikirkan harus lokasi baru yang mendekatkan pelayanan lebih ke masyarakat jangkauannya lebih dekat ke masyarakat.

kami sudah juga berkoordinasi terus bahwa Lapri Ini memang kita bilang dekat tapi tetap Pejabat Kementrian kesehatan bertahan karena ada data yang mereka lihat.

Juga kementruan kesrhatan sudah melakukan Surve dan melihat data pelayanan di setiap Puskesmas.

Puskesmas lapri Ini jumlah kunjungan sehari hanya 10-11 orang sudah 5 tahun berjalan data kunjungan hanya segitu segitu terus mereka sempat ke Puskesmas Lapri monitoring melihat dan mereka menyarankan kalau bisa ada lokasi yang lebih dekat ke masyarakat.

Mereka melihat juga melalui survei ke masyarakat, dan masyarakat lebih banyak memilih ke sungai Nyamuk dengan Ajikuning karena mereka juga agak jauh masuk kedalam itu sudah kita usaha puskesmas juga sudah berusaha bagaimana caranya supaya masyarakat ini mau tapi tetap juga masyarakat memilih mereka satu kali jalan ujarnya.

akhirnya pusat menetapkan informasi pusat Kami tidak akan memberikan karena tinggal satu Kecamatan yang di Sebatik yang mereka kasih afirmasi harus bangun Prototipe kalau seandainya kita tidak terima kita tetap bertahan apalagi mereka memegang data kunjungan mau tidak mau kita terimah karena ini dana pusat kapan kita mengabaikan akan terpengaruh bukan hanya dan Afirmasi tapi dana Dak Reguler lainnya

Kebetulan kita di Kemenkes hanya yang menjadi perhatian itu Nunukan terus terang yang dapat Afirmasi tahun ini hanya Nunukan Malinau di Kaltara yang lainya tidak ada

Mengapa kita bangun di daerah Seberang karena daerah Seberang sesuai dengan yang disampaikan ke Kadis Sudah Cukup jelas.

yang dijelaskan persoalan Tana yang ditempti Pembangunan puskesms itu “Asal usulnya Tana Hiba dari masyarakat”, karena kita juga tidak diberikan anggaran dari pusat untuk Dana Bongkar secara otomatis kita harus siapkan lahan untuk Relokasi Pembangunan puskesmas yang baru.

terus terang kemarin itu kita memang kita tidak sempat bahas di dewan karena kita di Approve itu pas akhir tahun kita hampir sudah habis pembahasan, jadi kalau kita tidak menjawab cepat itu anggaran akan dialihkan ke daerah lain kalau untuk bangun ke di luar dari yang Pokus yang mereka tentukan mereka tidak akan memberikan lagi.

Persyaratan Dana Afirmasi ini juga untuk Puskesmas yang sudah teregistrasi jadi di Sebatik Kebetulan Lapri tinggal sendiri dan dia juga sudah teregistrasi “akhirnya kita ambil nama relokasi Puskesmas Lapri untuk pembangunan”.

Sehubungan dengan Rumah Sakit Pratama di Sebatik untuk alatnya semua peralatan sudah cukup standar sudah sudah lengkap karena kita setiap tahun mendapat kan DAK untuk peralatan memang tahun ini karena kita terlambat, akhirnya kita fokus ke pembangunan karena Pagu yang dikasih pusat hanya untuk pembangunan akhirnya kita fokuskan pembangunan.

Soal pembangunan Rumah sakit Pratama di Krayan itu memang secara pisik sudah tuntas, namun soal Alat kesehatannya belum, tahun 2020 hingga tahun 2021 diusahakan oleh pemerintah begitu juga tenaga kesehatan baik Perawat, Bidan, dan Tenaga Medis semua bersumber anggaran Dana Dak jadi pembelianya dilakukan secara bertahap.

Baik saya jelaskan bahwa namanya Rumah sakit Pratama itu tidak mengunakan anggaran APBD kabupaten Nunukan.

Lanjud Miskia bahwa puskesmas yang dibangun yang jadi Sorotan anggota Dewan Puskesmas percontohan oleh kementrian itu pelatannya memang canggi setarap dengan dengan peralatan Rumah sakit Siloan jakarta .

Untuk sarana Alkes dan lainnya kita dijanjikan dana dak reguler untuk tahun berikutnya apabila kita membangun Puskesmas ini sesuai dengan prototipe sesuai dengan yang mereka sarankan karena memang perhatian kementerian ini di daerah sebatik selagi kita melaksanakan sesuai yang mereka arahkan.

Karena mereka juga ingin di daerah perbatasan itu ada satu Puskesmas percontohan yang menjadi kebanggaan Kementerian pusat

Kalau untuk Rumah Sakit Pratama itu sudah cukup standar yang sekarang Alhamdulillah sesuai dengan yang di sampaikan kadis saya itu sudah ada tenaga medis,sebentar lagi akan masuk satu tenaga dokter gigi jadi akan lengkap dan sekarang kita proses registrasi kita sekarang lagi proses registrasi sudah sudah keluar nomor registrasi dan itu sekarang kita proses nanti akan pembahasan dana retribusi tarif

kalau itu selesai Mungkin 6 bulan ke depan kita jalan secara rutin kita akan berencana menaikkan tingkat rumah sakit menjadi tipe D jadi dia akan lebih di atas tingkat nya sama Puskesmas

Rencana kita juga kedepab semua Puskesmas utamanya promotif preventif pencegahan Apalagi kita di wabah begini mereka harus banyak ke promotif preventif nanti rencana kita semua Puskesmas rawat inap akan dialihkan ke rumah sakit Pratama akan terfokus di situ perawatan sehingga fungsi utama Puskesmas itu pencegahan

memang masyarakat kita harus Mencegah lebih baik mencegah daripada mengobati.

jadi itu fungsi utama kita nanti seperti program Pusat juga menginginkan kita ada program Pis PK yang meningkatkan kesehatan keluarga, jadi Puskesmas programnya tuh banyak keluar berkunjung ke keluarga jadi semua data-data penyakit itu akan didapat.

Itu tujuan kita jadi mohon maaf Kenapa kami terpaksa dilakukan relokasi karena memang Afirmasi itu untuk Puskesmas yang sudah teregistrasi kalau kita tidak nebeng ke Puskesmas yang tidak teregistrasi tpersyaratannya tidak bisa jadi satu-satunya tinggal lapri mau tidak mau kita ambil apalagi lapi perbatasan jadi pusat perhatian Insya Allah setelah terbangun Ini kemungkinan banyak perhatian pusat itu ke daerah Sebatik Jadi mohon maaf mohon dukungannya buat kita semua bersama bagaimana untuk Puskesmas lapri itu sesuai dengan kata pak kadis Kami tetap akan kita jalankan juga untuk masyarakat sekitar situ

Karena ada juga masyarakat yang masih berobat ke situ tapi ke depan kita juga akan pikirkan peningkatannya Apakah di situ dipusatkan untuk program kesehatan atau program pelayanan lainnya Jadi selain program pelayanan juga akan untuk program-program lainnya itu semakin banyak puskesmas semakin bagus saya kira Ya selagi masyarakat membutuhkan kita lebih mendekatkan jangkauan masyarakat ke pelayanan kesehatan sesuai dengan Permenkes No.75 tahun 2014, itu kita wajib mendekatkan sarana pelayanan kesehatan ke masyarakat, Karena kebetulan kami yang melakukan koordinasi ke pusat.ujar Miskia

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed