oleh

Hari Ini Kawasan Makam Bung Karno, Dibuka Untuk Umum

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, bertepatan dengan Haul Bung Karno ke 50, secara resmi kembali membuka sejumlah kawasan wisata, setelah sempat ditutup sementara akibat masa darurat pandemi virus vovid-19.

Walikota Blitar Santoso mengatakan bahwa, kawasan wisata dibuka kembali secara resmi pada hari ini, Sabtu 21-06-2020. Sejumlah kawasan wisata yang kembali dibuka antara lain Makam Bung Karno dan Istana Gebang tempat rumah keluarga dan masa kecil Bung Karno.

Menurutnya, pembukaan kembali tempat wisata, sebagai modal awal untuk memperkuat perekonomian daerah yang sempat mengalami perlambatan ekonomi saat masa darurat pandemi covid-19 yang lalu, karena beberapa sektor pendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhenti aktivitasnya, seperti sektor pariwisata.

“Dalam rangka upaya ekonomi kota Blitar bisa segera bangkit kembali. Jadi wisata religi Bung Karno kita buka, dan juga beberapa tempat-tempat yang lain,” kata Walikota Santoso, kepada awak media.

Menurut Santoso, disamping membuka lokasi pariwisata, Pemkot Blitar juga tetap menegaskan segala aktivitas termasuk mobilisasi di sektor Pariwisata tetap melalukan protokoler kesehatan pencegahan covid-19.

Santoso juga menyebut bahwa pelaku-pelaku bidang kepariwisataan sudah menyiapkan sejumlah skenario saat pembukaan kembali lokasi pariwisata, seperti misalnya pembatasan jumlah pengunjung. Dinilainya, pembatasan jumlah pengunjung merupakan salah satu upaya penerapan protokol kesehatan poin physical maupun social distancing.

“Jadi protokoler kesehatan tetap kita lakukan, sehingga jumlah yang ada para pengunjung juga kita batasi. Karena kita ketahui, misalnya pengunjung makam itu tidak hanya satu dua daerah. Hampir seluruh tamu-tamu di Indonesia yang datang kesini cukup banyak,” jlentrehnya.

Lebih lanjut Santoso menerangkan bahwa, pembukaan kembali sektor pariwisata itu juga tidak lepas dari membaiknya kondisi atau situasi di kota Blitar dalam hal dampak berlangsungnya pandemi covid-19 hingga sekarang ini. Terlebih, saat ini kota Blitar masuk dalam zona kuning yang mengisyaratkan sebagai daerah dengan intensitas penularan positif covid-19 berskala kecil bersama empat daerah lainnya di provinsi Jawa Timur.

“Karena kota Blitar termasuk lima daerah yang sudah dinyatakan zona kuning. Ini adalah evaluasi yang luar biasa, kita berharap nanti bisa turun lagi, kalau ODP dan PDP sudah turun, kita bisa beralih ke zona hijau. Sehingga jumlah pengunjung tempat pariwisata makin bertambah,” pungkasnya (Eko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed